
Jakarta – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Hanggar Skadron 31 Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (25/4/2026), saat keluarga besar Skadron Hercules TNI Angkatan Udara menggelar acara Halal Bi Halal (HBH). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga siang hari ini menjadi ajang mempererat kembali tali silaturahmi antar generasi penerbang, teknisi, dan seluruh personel yang pernah mengabdi pada skadron legendaris tersebut.
Sejak pagi hari, ratusan peserta telah memadati area Lanud Halim. Acara diawali dengan kegiatan gerak jalan santai mengelilingi kawasan pangkalan udara. Selain sebagai sarana menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan yang tidak lekang oleh waktu—menghidupkan kembali kenangan masa dinas bagi para purnawirawan sekaligus membangun keakraban dengan generasi penerus.

Memasuki sesi utama, hanggar yang sehari-hari menjadi pusat aktivitas pemeliharaan pesawat angkut berat C-130 Hercules disulap menjadi ruang silaturahmi yang sederhana namun sarat makna. Deretan kursi yang tertata rapi, dekorasi bernuansa kekeluargaan, serta latar pesawat Hercules yang ikonik menghadirkan suasana unik memadukan profesionalisme militer dengan kehangatan emosional. Pelukan, sapaan hangat, dan canda tawa mewarnai pertemuan para senior dan junior yang lama tak bersua.
Sekitar 300 purnawirawan Skadron Hercules turut hadir dalam kegiatan ini, bersama lebih dari 100 personel aktif TNI AU yang saat ini bertugas. Kehadiran lintas generasi ini menjadi cerminan kuatnya ikatan batin dalam “Keluarga Hercules”, sebuah komunitas yang terbentuk tidak hanya oleh tugas, tetapi juga oleh nilai pengabdian, disiplin, dan solidaritas yang tinggi.

Sejumlah tokoh senior purnawirawan Perwira Tinggi Angkatan Udara tampak hadir dan menjadi pusat perhatian. Di antaranya Sutria Tubagus, Erwin Soeroso, Soedijarso, Tarigan, Koesmani, Bachrudin, serta para senior lainnya yang telah mewarnai perjalanan panjang Skadron Hercules. Bagi para anggota muda, kehadiran para tokoh ini menjadi kesempatan berharga untuk menyerap pengalaman, nilai kepemimpinan, serta kisah pengabdian yang inspiratif.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah sambutan dari Marsekal TNI (Purn.) Chappy Hakim, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara. Dalam pidatonya yang penuh refleksi, ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar yang telah membentuk jati diri Skadron Hercules.
“Pesawat Hercules bukan sekadar alat utama sistem senjata, tetapi juga simbol kerja sama, ketepatan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu yang harus terus hidup dalam diri kita semua, baik yang telah purna tugas maupun yang masih aktif mengemban amanah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chappy Hakim juga memberikan kejutan berupa sumbangan 100 buku untuk dibagikan melalui sesi lucky draw. Inisiatif ini tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi simbol pentingnya budaya literasi dan pembelajaran berkelanjutan di lingkungan TNI AU.
Kesuksesan penyelenggaraan HBH ini tidak lepas dari kerja keras panitia yang dipimpin oleh Marsekal Muda TNI (Purn.) Gutomo. Dengan dukungan penuh dari jajaran Skadron 31 di bawah kepemimpinan Komandan Skadron 31, Letkol Pnb Ulung Purwodanta, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, khususnya jajaran Skadron 31. Harapan kami, silaturahmi seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi terus terjaga dan menjadi tradisi yang memperkuat kebersamaan keluarga besar Hercules,” ungkap Marsda TNI (Purn.) Gutomo.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kelompok yang mengabadikan momen kebersamaan lintas generasi tersebut. Lebih dari sekadar acara seremonial, Halal Bi Halal ini menjadi pengingat bahwa di balik kekuatan sebuah satuan, terdapat ikatan persaudaraan yang kokoh, yang terus hidup melampaui masa dinas dan waktu.


