ArticleAviationFlightFlight Commercial

Upaya Boeing untuk menerbangkan kembali B-737-8 MAX

Direncanakan B-737-8 MAX akan terbang kembali pada Januari 2020

Boeing 787 Dreamliner : Stock Photo

         Setelah B-737 MAX 8  di grounded, pasca kecelakaan fatal Lion Air dan Ethiopian Airlines berkembang pemberitaan yang menguraikan banyak hal terkait dengan penyebab kecelakaan tersebut.   Di Amerika Serikat sendiri muncul banyak sekali tuduhan-tuduhan terhadap Boeing dan bahkan FAA sebagai otoritas penerbangan yang selama ini menjadi pedoman bagi seluruh otoritas penerbangan dunia.   Boeing dan FAA telah dinilai melakukan kesalahan fatal yang antara lain disebutkan telah mendahulukan aspek komersial atau profit diatas “aviation safety”.   Sepanjang sejarah penerbangan dunia, baru kali ini lah FAA dipertanyakan kredibiltasnya sebagai otoritas penerbangan yang selalu menjadi panutan standar keselamatan penerbangan global.   Tidak pernah terbayangkan tentang bagaimana pabrikan pesawat terbang sekelas Boeing yang telah berusia lebih dari 100 tahun dengan catatan panjang dalam performa yang prima  kemudian berhadapan dengan tuduhan telah bersama-sama dengan FAA mengabaikan keselamatan penerbangan.   Kecelakaan pesawat terbang Lion Air dan Ethiopian Airlines yang memakan korban lebih dari 300 nyawa telah membawa Boeing dan FAA pada posisi yang sangat sulit.   Walaupun secara resmi Pihak Boeing telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf, kiranya akan tetap sulit bagi Boeing untuk dapat dengan segera memulihkan nama baiknya.

Afbeeldingsresultaat voor faa pictures

         Belakangan terdengar pabrik Boeing telah melakukan perbaikan pada sistem MCAS yang disebut-sebut sebagai penyebab utama terjadinya kedua kecelakaan fatal B-737-8 MAX.   Dengan perbaikan MCAS dan paket pelatihan awal simulator bagi para pilot yang akan menerbangkannya, direncanakan pada bulan Januari 2020 Boeing Max 8 akan dapat terbang kembali.   Persoalan besar yang dihadapi kemudian adalah tentang bagaimana memulihkan kepercayaan konsumen pengguna jasa angkutan udara untuk mau terbang dengan pesawat Max 8 tersebut.

         Dalam proses persiapan menerbangkan kembali 737 Max8, pabrik Boeing menyelenggarakan program Product Briefing, Flight Simulator Sessions dan Factory Tour, pada pertengahan bulan November 2019.   Kebetulan sekali, saya diundang untuk turut berpartisipasi dalam program tersebut sebagai perorangan yang tidak mewakili pemerintah dan atau instansi lain.   Saya di undang sebagai “Aviation Safety Expert” dengan title “Influencer” seperti yang tertera dalam undangan yang saya terima.   Tentu saja dalam hal ini pihak Boeing berharap saya dapat membantu upaya Pabrik Boeing pada aspek mengembalikan kepercayaan terhadap kredibilitas Boeing sebagai penghasil pesawat terbang yang paling aman di dunia.

         Apakah upaya Boeing akan berhasil untuk menerbangkan kembali 737 Max dengan aman dan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat luas, mari kita nantikan setidaknya pada bulan Januari 2020 yang datang  nanti.

 

Seattle 15 November 2019

Chappy Hakim

Pusat Studi Air Power Indonesia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.