Untuk Presiden RI , tahun 2009 ini dapat dipastikan datang dari mereka yang berusia relatif sudah lanjut, atau minimal apabila tidak begitu nyaman dengan istilah usia lanjut, yang pasti tidak juga dapat dikatakan sebagai anak muda.
Dengan demikian, mungkin perlu juga kita berpikir, mencari anak muda untuk Presiden RI 2014.
Banyak pertentangan dalam hal ini, biasa dan lumrah saja. Ada yang mengatakan usia tidak bisa dijadikan patokan seseorang itu sudah matang atau belum. Usia tidak dapat dijadikan pedoman dalam memilih seorang Presiden. Usia tidak identik dengan kematangan seseorang. Anak Muda pasti belum memiliki pengalaman, usia sama sekali tidak bisa menunjukkan kapabilitas seseorang. Tidak ada relevansinya masalah usia dengan jabatan Presiden, dan banyak lagi yang menentang, bila kita bicara tentang usia yang dikaitkan dengan jabatan sebagai presiden.
Manusia, mempunyai “life time” yang terbatas, dalam arti belum ditemukan adanya seorang manusia yang hidup terus menerus sepanjang jaman. Dalam kurun waktu kehidupan seorang manusia yang terbatas itu, ada masa-masa dimana mereka berada dalam kondisi yang sangat “fit”, kondisi optimal dalam berkarya, kondisi optimal untuk bekerja. Tenggang waktu mereka yang fit dan optimal ini, juga terbatas sekali dalam arti tidak ada manusia yang berada dalam kondisi fit dan optimal didalam rentang waktu sepanjang hidupnya. Secara biologis, pada kehidupan manusia itu ada rentang waktu dimana dia dapat berkarya dan bekerja secara fisik dan non fisik secara maksimal. Ada rentang waktu dimana performance manusia berada dalam kurva “top of the Line” nya.




Selain gaya bertutur yang lugas dan human, juga karena tidak banyak orang militer yang aktif menulis sehingga apa-apa yang ditulisnya menjadi menarik. Saya jengah, seorang militer profesional, bahkan sampai jabatan tertinggi sebagai KSAU dengan pangkat marsekal, masih bisa menjadi kolumnis sekaligus penulis buku, tentu bukan sosok yang tidak baen-baen
Recent Comments