All posts tagged Air Putih

Hati-hati bagi mereka yang hobi banyak minum air putih !

Di suatu pagi yang cerah, saya membuka twitter dan melihat postingan yang sangat menarik , memberikan sebuah link yang berisi tulisan berjudul :”Air Putih Bisa Membunuh Kita”. Dibawah judul itu tertulis : Sunday, July 17, 2011 Posted by Faik Fauzi MuLaCheLLa.

Saya pandang perlu memposting isi dari tulisan tersebut, karena beberapa diantaranya ada yang berhubungan dengan tulisan saya sebelum ini yang membahas tentang minum air putih. Tulisan yang berjudul Jangan banyak minum air putih dalam tiga seri itu (di awal bulan Mei – seri 1, seri 2, seri 3) telah mengundang ribuan pembaca dan ratusan komentar. Tentu saja, melihat judul tulisan yang dikirim via twitter, saya pikir akan banyak membantu pembaca sekalian dalam memperoleh tambahan informasi. Read more…

Jangan banyak minum air putih (3)

minumMasih tentang jangan banyak minum air putih, saya menerima begitu banyak pertanyaan-pertanyaan yang sangat menarik. Ditulisan sebelum ini, saya sudah memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk dapat memperoleh penjelasan lebih lanjut dari Sang Suhu mengenai semua yang terkait dengan metoda yang di perkenalkannya. Salah satu cara, memang lebih mudah bila sudah dapat memperoleh bukunya. Isinya sangat bersahaja, jauh dari norma-norma sastra yang mengutamakan keindahan penggunaan pilihan kata dan kalimat yang indah menawan, namun “straight to the point” pada apa yang hendak dijelaskannya. Berikut dibawah ini salah satu cuplikan yang saya nilai sangat mudah dicerna oleh orang awam. Mudah-mudahan bermanfaat, dengan tidak ada niatan lain selain sekedar berbagi saja ! selamat membaca.

PAK Benny, 68 tahun, masih sangat enerjik, pergi kemanapun menyetir mobil sendiri, dan mengerjakan pekerjaan rutin dengan normal. Empat bulan kemudian, berat badannya berangsur naik 4 kg. Suatu ketika, berhubung terdapat sedikit keluhan kesehatan, dia melakukan medical checkup. Ternyata ia divonis mengidap darah tinggi, diabetes dan hiper kolesterol. Yang membuatnya stres adalah ia harus menunduk pada kenyataan, yang mana penyakitnya tidak bisa sembuh lagi, dan harus mengonsumsi obat seumur hidup, hanya diijinkan mengonsumsi makanan rebusan, gula buatan, lemak tak jenuh dan lain-lain. Bukankah ia seakan hanya “menunggu waktu” hingga akhir kehidupan?

Dalam usia yang semakin lanjut, secara natural organ tubuh anda mengalami penurunan fungsi karena terjadi penurunan kondisi sel-sel. Jika dalam beberapa bulan saja berat badan anda terjadi kenaikan 4 sampai 5 kg, maka ratio check-up darah pasti menunjukan angka-angka yang negatif. Sejak putri pak Benny memperkenalkan pola hidup “metode kualitatif”, termasuk melaksanakan metode makan untuk diabetes, dalam waktu satu minggu, berat badannya turun 2 kg, tekanan darah dan gula darahnya menjadi normal. Sejak waktu itu, ia tidak mengonsumsi obat lagi, karena saat memeriksa kesehatan setiap minggunya, termasuk ratio kolesterol dalam darah, selalu menujukan keadaan normal. Dua sampai tiga bulan kemudian, berat badannya sudah turun 6 kg , dan kesehatannya sudah diyakini sembuh secara permanen. Kini, 4 tahun kemudian, kondisi pak Benny masih sangat prima dan enerjik, serta tetap melaksanakan aktifitas seperti biasa termasuk mengemudi kendaraan. Read more…

Jangan banyak minum air putih ! (2)

Berikut ini adalah uraian lebih lanjut tentang “jangan banyak minum air putih” ! Minumlah, seperti juga makanan dan minuman lain dengan secukupnya saja ! :

BUAH, JUS BUAH, sayuran memang dibutuhkan manusia, namun tidak dapat dijadikan pengganti kebutuhan tubuh yang lainnya seperti protein. Dalam membuat suatu kesehatan yang substansial, yang dibuktikan dengan sarana medis seperti pemeriksaan kimia darah pada laboratorium klinik, yang dibutuhkan adalah formulasi yang proporsional, bukannya saling membebani satu sama lainnya.

Dalam kenyataan pada survei sehari-hari, kelebihan cairan termasuk jus,buah, sayuran tidak dapat membuat hasil laboratorium klinik yang baik ( seperti: asam urat, kolesterol, gula darah). Sebaliknya hasil pemeriksaan tersebut dapat membaik setelah orang yang bersangkutan membuat koreksi pada perilaku terhadap konsumsi jus, buah, sayuran yang eksesif.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menganggap buah, sayuran, serat, air adalah sesuatu yang sangat ‘positif’, boleh dikonsumsi berapa saja, tidak akan menaikan berat badan atau tidak ada efek samping, tidak menjadi sakit, bahkan dapat menetralisasi efek dari konsumsi daging, seafood, lemak yang terlalu banyak.

Pada suatu pesta, anda merasa telah mengonsumsi makanan terlalu banyak dan berlemak, untuk menenangkan “perasaan bersalah”, dimakanlah buah-buah dan salad sayuran, maka anda pikir makanan yg “buruk”nya sudah ternetralisir, alias sudah “aman”.

Sebenarnya ketika anda telah terlalu banyak memakan, “mesin” pencernaan anda sudah terlalu “lelah”, dan system enzimya praktis sudah tidak berfungsi, karena kapasitas dan kemampuannya telah dilampaui. Dalam kondisi demikian, ditambah pula dengan sejumlah buah dan sayuran, bukankah “sudah jatuh tertimpa tangga”?

Read more…

Jangan banyak minum air putih

Beberapa bulan yang lalu saya pernah membaca tulisan mengenai “minum air putih”. Tulisan tersebut menjadi menarik, karena justru menyebutkan tentang “jangan banyak minum air putih” ditengah-tengah kampanye yang tengah gencar di masyarakat mengenai metoda sehat dengan “minum air putih yang banyak”. Sayang saya lupa siapa penulisnya dalam rubrik apa dan apakah di media cetak atau di media online. Meski menarik tetapi saya tidak begitu memperhatikannya lebih jauh karena belakangan ini sudah begitu banyak sekali tersebar teori-teori baru tentang kesehatan.   Mulai dari  aneka ragam pengobatan alternatif sampai obat-obat herbal yang informasinya sudah bak air bah, terutama di internet.

Dua minggu lalu, saya ditemani sahabat saya ke seorang Suhu ahli tenaga dalam untuk membantu saya membebaskan diri dari sakit nyeri di pinggang belakang. Ditempat praktek yang merupakan salah satu dari 3 tempat prakteknya di Jakarta itu, saya banyak menerima penjelasan tentang bahaya akibat dari terlalu banyak minum air putih. Saya pun kemudian segera teringat kembali pada tulisan yang pernah saya baca tempo hari. Secara ekstrim dia mencontohkan tentang keberadaan kadar air didalam darah yang hanya 8 % saja. Lalu mau diletakkan dimana kelebihan air didalam tubuh itu akan disimpan. Tubuh manusia tidaklah seperti Onta, tidak ada satu pun organ dalam tubuh manusia yang didisain untuk berfungsi sebagai reservoir, alias tanki air. Bila kita minum air terlalu banyak, maka air akan menembus organ-organ tubuh lain untuk mendapatkan tempat bermukim. Air yang diminum tidak bisa serta merta dirubah menjadi air kencing atau menjadi zat-zat lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kondisi yang seperti ini justru akan membuka banyak peluang bagi munculnya berbagai macam penyakit termasuk kanker. Sang suhu memberikan contoh yang rada ekstrim yaitu, Anjing dan Kucing tidak pernah minum, mereka hanya akan menjilat-jilat saja air bila mereka merasa haus. Kita hidup di daerah tropis yang hawa udaranya sangat lembab, jadi tidak perlu untuk khawatir mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Banyak sekali penjelasan-penjelasannya tentang air ini, yang sangat masuk akal. Keseluruhan penjelasan sang Suhu, terangkum dalam satu buku yang cukup tebal, disamping itu ada pula buku tipis yang memuat pedoman atau daftar menu untuk hidup sehat. Mengenai menu makanan/minuman yang harus dikonsumsi sehari-hari tidak ada yang begitu istimewa. Read more…