ArticleDefense and SecurityEducationPeople

Rencana Induk Transportasi Nasional

FGD seri ke 2 Memberdayakan Kembali Program Keselamatan Transportasi Indonesia

Image

         Hari Kamis tanggal 8 Agustus 2019, Kementrian Perhubungan menyelenggarakan FGD tentang keselamatan trasnportasi di Batavia Room Hotel Hayam Wuruk Jakarta Pusat.   FGD, Focus Group Discussion ini merupakan FGD seri ke 2 yang merupakan bagian dari program yang disitilahkan dengan “Memberdayakan Kembali Program Keselamatan Transportasi Indonesia’, menyongsong usia 100 tahun Indonesia pada tahun 2045.

         FGD dibuka dengan resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementrian Perhubungan Djoko Sasono.   Berikutnya pengantar tentang RITN (Rencana Induk Transportasi Nasional) disampaikan oleh Prof.Dr.Ir. Suyono Dikun, M.Sc. Tampil sebagai moderator dalam FGD ini adalah mantan Menteri Perhubungan Dr. Budhi Suyitno.   Cukup menarik dalam FGD ini disertakan pula ahli Psikologi dari UI Erita Narhetali yang memaparkan tentang Keselamatan dan perilaku masyarakat pengguna jasa transportasi.   Selain dari KNKT  dan MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia), yang juga menyampaikan paparan dengan materi yang tidak kalah menarik adalah dari Dr.Ir.Budi Hartanto Susilo, M.Sc. Akademisi dari Universitas Maranatha.   Mengapa menjadi menarik, karena beliau menyampaikan topik tentang Keselamatan untuk Transportasi berteknologi tinggi tahun 2045.Image

         Saya sendiri diminta untuk menyampaikan Arah program keselamatan penerbangan tahun 2045.   Permintaan ini agaknya berkait dengan penugasan saya di tahun 2007 memimpin Timnas EKKT, Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi sebagai respon pemerintah di kala itu saat begitu banyak terjadi kecelakaan transportasi terutama di dunia penerbangan nasional.Image

         Langkah besar dari Kementrian Perhubungan dalam upaya menyusun RITN ini patut diapresiasi dan didukung oleh semua pihak, karena bidang transportasi nasional, sejujurnya sangat memerlukan penanganan yang komprehensif pada tingkat strategis.   Kelemahan terbesar dari sebagian besar masyarakat kita yang tidak disiplin dan kultur yang masih jauh dari kesadaran terhadap aspek keselamatan dan keamanan sangat memerlukan perhatian yang serius dari kita semua.   Semoga RITN dapat benar-benar disusun dengan baik sehingga kedepan kita dapat berharap faktor keselamatan dan keamanan transportasi nasional dapat ditingkatkan.   Ditingkatkan dalam kerangka program mendasar yang bersandar kepada  standar global “Zero Fatalities” dalam penyelenggaraan semua moda transportasi nasional.   Zero Fatilities bukan lagi Zero Accident

 

Jakarta 9 Agustus 2019

Chappy Hakim.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.