Article

Wisata (7)

Minggu 2 Mei 2010, Sebagaimana biasanya hari minggu yang berarti hari libur, maka kita akan santai untuk bangun pagi.   Namun disaat trip di USA ini, maka sepertinya seluruh hari adalah hari libur.

Demikianlah saya santai, bangun pagi untuk kemudian sarapan di Hotel saja, kemudian relaks melihat siaran TV sebentar dan kemudian menge-check email yang masuk di Internet.

Pukul 1200 waktu San Fransisco, kerabat saya sudah datang menjemput untuk mengajak makan siang bersama di Restoran Indonesia yang cukup terkenal, namanya Restoran Borobudur.   Restoran ini terletak di Post Street dekat perempatan jalan Jones St.   Sayangnya, setiba di Restoran tersebut, Borobudur tutup di hari Minggu.   Kamipun mencari alternatif lain yaitu tidak jauh dari situ masih di Post Street, terdapat Indonesian & Thai Cuisine.

Beruntung, di Restoran ini ternyata juga tersedia dengan sajian yang  khusus masakan-masakan Indonesia dengan beberapa menu unggulannya antara lain : Mie Goreng dan Nasi Goreng.   Disamping ada juga Sate Ayam yang dalam daftar menu tercatat sebagai “bbq chicken on bamboo skewers served with peanut sauce”, yang sebetulnya maksudnya sih, Sate Ayam dengan bumbu kacang.   Makan siang yang sukses, karena kebetulan masakan-masakannya sesuai dengan selera, walaupun dimasak dan dihidangkan rada-rada ala Amerika.   Cukup mengejutkan juga ternyata menurut penuturan pelayan disitu, ternyata semua bumbu-bumbu dapur Indonesia tersedia lengkap di San Fransisco.

Selesai santap siang, saya sempat keliling dengan mobil teman, melewati Jembatan Terkenal The Golden Gate, kemudian menuju Sausalito, kota kecil yang terletak di San Fransisco Bay Area City.   Dari data yang tercatat di tahun 2000, tercatat jumlah penduduknya adalah 7.330 orang.   Kota kecil ini adalah juga merupakan kota tujuan wisata dan masih termasuk dalam Golden Gate National Recreation Area, karena letaknya memang tidak jauh dari Jembatan Layang The Golden Gate.   Dari salah satu sisi kota ini, terlihat pemandangan yang sangat cantik dari The Golden Gate dan pemandangan sekitarnya.   Namun sayang, walaupun sudah berada di Bulan Mei, akan tetapi ternyata udara masih cukup dingin, lebih-lebih bila angin bertiup yang serta merta dapat membuat badan menggigil.   Menggigil, padahal cuaca terang benderang, matahari bersinar “terik”, namun angin bertiup dingin sekali.

Perjalanan menuju Sausalito dengan mobil melewati jalan raya yang mulus itu melewati satu kawasan berupa kota kecil yang bernama “Tiburon”.   Tiburon konon berasal dari bahasa Spanyol yang mengandung arti Ikan Hiu.   Kota kecil yang agak menjorok ke laut ini datarannya terdiri dari perbukitan dengan bangunan rumah-rumah yang ketinggiannya mengikuti kontur dari permukaan tanahnya membuat Tiburon terlihat sebagai kota kecil yang sangat cantik.   Disini terdapat beberapa restoran terkenal, rumah-rumah mewah milik para pelaut kenamaan dan juga terdapat jalur pantai tempat parkirnya berbagai kapal pesiar mewah yang bersandar disana.   Pemandangan  yang agak mirip sekali dengan pantai yang terletak dekat Monaco dekat Perancis.

Siang menjelang petang hari, saya kembali ke San Fransisco, menuju ke China Town.   China Town di San Fransisco adalah merupakan Pecinan y ang sangat terkenal di Amerika.   Salah satu Film yang berhasil menduduki Box Office dengan judul “Enter the Dragon” beberapa tahun yang lalu, mengambil lokasi di China Town SF ini.   Walaupun ini adalah China Town atau Pecinan, akan tetapi karena mungkin lokasinya di Amerika, maka kawasannya tetap saja bersih dan teratur.   Dengan badan yang sedikit lelah, saya pun menyempatkan diri untuk pijat refleksi di China Town.

Selesai pijat refleksi, saya kembali ke Hotel untuk beristirahat, dan kemudian mempersiapkan diri lagi untuk makan malam di luar.   Kali ini makan malam direncanakan akan dipilih satu restoran yang agak keluar kota San Fransisco yang lokasinya dekat dengan International Airport San Fransisco.   Restoran tersebut adalah Restoran “Kitchen”.

Restoran The Kitchen, terletak di 279 El Camino Real, Milbrae, CA 94030.   Restoran ini di ranking no 13 dari 47 Restoran yang ada di  Milbrae.   Ini adalah Chinese Restaurant yang menyajikan antara lain Dim Sum dan beberapa menu masakan China yang Khas dan rata-rata disajikan dalam keadaan panas.   Harga yang terdaftar di buku menu berkisar antara 10 sampai 50 US Dollar.   Seperti pada umumnya restoran China, maka pelayanan relatif cepat dan memuaskan.   Khusus di Restoran Kitchen ini, beberapa pelanggan ada juga yang mengeluhkan pelayanan yang kurang cepat terutama pada saat banyak tamu memenuhi meja makan yang tersedia.   Yang istimewa adalah , ternyata disini dalam menu desesrt nya tersedia kacang rebus.   Tidak seperti yang banyak kita jumpai di Indonesia  maka kacang tanah rebus disini ternyata relatif besar-besar.   Ini membuat kita marem dan mantap menikmatinya.   Kelebihan lain dari restoran ini adalah, buka sampai larut malam dan lokasinya dekat dengan Airport.   Dengan demikian, banyak orang yang akan bepergian maupun yang baru saja tiba di San Fransisco, biasanya mampir di restoran ini untuk bersantap malam.    Karena jaraknya yang tidak jauh dengan airport pula, maka beberapa orang yang akan berangkat, ada juga yang melakukan check ini terlebih dahulu, kemudian keluar lagi untuk makan disini, baru kemudian kembali lagi ke Airport untuk berangkat.   Puas dan kenyang selesai bersantap malam di Kitchen, maka kamipun kembali ke Hotel di San Fransisco.   Istirahat, menyiapkan diri untuk acara santai keesokan harinya.

Minggu 2 Mei 2010

Chappy Hakim

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close