ArticleLife

Sebelas dan Kesebelasan

Selamat Datang Timur Negarawan Hakim

Sejak kecil saya sangat suka dan menyenangi permainan sepakbola.   Rumah semasa kecil kebetulan berdekatan dengan stadion IKADA, Ikatan Atletik Djakarta (sekarang lokasi dari Tugu Monas) satu-satunya stadion terbesar dan bergengsi yang ada di Indonesia pada tahun 1950-an.

Kegemaran orang terhadap sepakbola pasti akan membawanya akrab dengan angka 11 atau kesebelasan.   Permasalahannya adalah jumlah pemain sepak bola 11 orang.   Karena jumlah pemain sepakbola 11 orang, maka tim sepakbola kerap disebut sebagai sebuah “kesebelasan”.

Pada tahun 2008 yaitu 3 tahun setelah menjalani masa pensiun dari dinas aktif di Angkatan Udara saya dianugerahi cucu pertama dari anak saya yang pertama, Cleantha namanya.   Kini di tahun 2019, Keke panggilan sayang Cleantha sudah berumur 11 tahun, sama dengan jumlah pemain sepakbola.

Cleantha sekarang sudah memiliki 2 orang adik, Bryanne dan Akalla.   Beberapa hari lalu anak saya sedikit bercanda “complain” tentang susahnya mengumpulkan 5 orang untuk dapat foto bersama, dia suami dan ketiga anaknya.

Kemarin, anak saya yang kedua dikarunai anak kedua yang lahir di pagi hari Jumat tanggal 7 Juni 2019, Alhamdulilah.   Sang Bayi Lelaki ini langsung diberi nama Timur Negarawan Hakim, adik dari Ilyana anak pertama dari anak saya yang kedua. Sebuah nama yang kemudian mengundang tanya banyak orang karena memang cukup menarik perhatian.

Saya sendiri belum mempelajari tentang arti dibalik nama itu dari anak saya, akan tetapi “kira-kira” saja makna dari kata Timur adalah tempat dari terbitnya matahari yang menyongsong dan memulai sebuah kehidupan penuh harapan yang terang benderang.

Negarawan, mungkin saja terinspirasi dari hiruk pikuknya negeri ini di tahun “pemilu” yang pada hakikatnya dapat dengan mudah diatasi bila para elit pemimpin negeri adalah mereka yang berpredikat sebagai seorang “negarawan”.   Kata Hakim di belakangnya, dengan mudah diartikan sebagai sosok yang diandalkan dalam urusan keadilan.   Sebuah reka-reka saja menganalisis nama cucu saya yang kelima.

Anak saya yang lebih mengetahui tentunya tentang makna dibalik nama anaknya yang baru lahir, karena dia lah yang memberikan nama tersebut.

Nah, terlepas dari itu semua maka Timur Negarawan Hakim telah melengkapi jumlah keluarga saya menjadi 11 orang, lengkap sesuai jumlah pemain dalam permainan sepakbola. Keluarga saya dengan demikian bisa juga disebut sebagai sebuah “kesebelasan” sebagaimana layaknya sebuah tim sepak bola.

Yang pasti dalam waktu dekat mendatang akan menjadi tidak mudah juga mengumpulkan kesebelasan ini untuk dapat foto bersama.   Untuk lima orang saja “sulit sekali” apalagi kesebelasan? Ha ha ha ha ha.

Akhirnya saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan mengucapkan sukur Alhamdulilah kepada yang Maha Kuasa atas anugerah yang telah dilimpahkan kepada kami sekeluarga (keluarga besar besan, adik abang saudara dan semuanya) berkenaan dengan hadirnya Timur ditengah-tengah kami dalam keadaaan sehat walafiat, diiringi doa semoga kita semua  senantiasa berada dalam lindungan Nya, Amin YRA.

Dengan segala kerendahan hati, sekali lagi saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih banyak kepada semua teman, sahabat, sohib , handai tolan, saudara famili yang telah mengucapkan selamat atas kelahiran Timur Negarawan Hakim, termasuk yang telah disampaikan melalui aneka sarana komunikasi, seperti telepon, WA, sms, twitter, FB dan Instagram.

Bersama Dokter Handi Suryana

Terimakasih disampaikan juga kepada Dokter Handi Suryana dan tim serta para perawat di RS yang telah dengan tulus hati  penuh dedikasi membantu proses persalinan dengan baik dan lancar serta profesional. Alhamdulilah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.