ArticleLifeMemories

Halal Bihalal, Minal Aidin wal-Faizin

Ritual bersilaturahmi keluarga besar Angkatan Udara dalam rangka Lebaran tahun 2019

            Pagi tadi, pada hari ini Senin tanggal 10 Juni 2019 keluarga besar Angkatan Udara menyelenggarakan acara rutin bersilaturahmi dalam rangka Hari Raya Lebaran yang jatuh pada tanggal 5 Juni yang baru lalu.  Tanggal 10 Juni adalah hari kerja pertama setelah liburan panjang Idul Fitri 1 Syawal 1440 H.   Kepala Staf Angkatan Udara, setiap tahun selalu mengundang para Purnawirawan untuk bersilaturahmi, bermaaf-maafan bersama keluarga besar anggota Angkatan Udara di Markas Besar AU Cilangkap Jakarta Timur.  Tampak hadir di pagi hari yang cerah tadi antara lain  mantan KSAU/Panglima TNI/Menko Polhukam, Marsekal Purnawirawan Djoko Suyanto dan  Mantan KSAU Marsekal Purnawirawan Ida Bagus Putu Dunia.  Acara  dilangsungkan saat selesai pelaksanaan Apel Pagi rutin  hari kerja.   Suasana selalu meriah dan penuh keakraban karena pada ketika itu adalah waktu yang memberikan kesempatan khususnya bagi para purnawirawan untuk berjumpa kembali dengan kolega kerja saat masih aktif, baik teman, yunior dan senior.

            Jajaran anggota Angkatan Udara yang masih berdinas aktif, tentu saja mengenakan pakaian seragam PDH sementara para undangan purnawirawan datang dengan pakaian Batik Lengan Panjang sesuai dengan “dress code” yang tercantum dalam undangan.   Dengan ritual ini, maka paling tidak ada kesempatan untuk “re-union” satu kali dalam setahun, disamping upacara Hari Angkatan Udara pada setiap tanggal 9 April.   Berjumpa kembali dengan sahabat-sahabat lama , adik-adik dan para  senior selalu saja menyenangkan dan menyejukkan hati.  Selesai bersalam-salaman dalam acara yang agak formil, dilanjutkan dengan ramah tamah yang lebih santai di Gedung Serba Guna di belakang lapangan apel.

            Terkadang agak mengagetkan juga saat berjumpa dengan beberapa yunior yang jauh lebih muda dan ternyata sudah mengenakan baju batik, yang berarti sudah purnawira alias pensiun.   Usia pensiun sejak tahun 2005 khusus bagi Perwira TNI telah diperpanjang dari 55 hingga 58 tahun.   Ketika itulah , saya langsung menyadari realita bahwasanya saya sendiri sudah 14 tahun pensiun, walau rasanya baru 2 a 3 tahun saja berlalu.   Dalam pertemuan sepeti itu, saya selalu terkenang kembali percakapan ayah saya almarhum dengan ibu saya, ketika mereka pulang dari sebuah pertemuan.   Ayah saya bilang kepada ibu saya tentang kakagetannya melihat salah satu kolega nya yang sudah terlihat “tua sekali” pada pertemuan tadi.   Ibu saya dengan tenang berkata bahwa jangan-jangan mereka ketika sampai di rumah juga bercerita yang sama tentang kekagetannya melihat ayah saya yang sudah terlihat seperti “tua-sekali”.   Biasanya percakapan semacam itu selalu diakhiri dengan tertawa-tawa bersama ayah dan ibu saya, sementara saya mendengar dari agak kejauhan dengan rasa  yang bercampur aduk antara lucu dan juga “pilu” di hati.   Dialog tersebut selalu terkenang kembali setiap saat mengikuti pertemuan yang bernada Re-Uni dengan teman-teman lama yang juga sudah lama tidak berjumpa.   Perubahan fisik karena bertambahnya usia memang tidak bisa dihindari, namun bersilaturahmi kiranya memberikan energi baru yang menyegarkan dalam relungan nostalgia masa lalu.   Tidak bisa dihindari  pula “kekagetan” ketika melihat sahabat yang sudah lama tak berjumpa dengan penampilan fisik yang sudah jauh berubah karena dimakan usia.   Alhamdulilah, masih diberikan kesehatan untuk dapat bertemu muka dan bersilaturahmi dengan teman, sahabat, sohib, mitra kerja dan handai taulan.

            Kebetulan di pagi hari tadi, tanggal 10 Juni ternyata juga bertepatan dengan hari lahir KSAU, Marsekal Yuyu Sutisna yang kemudian diacarakan sederhana namun cukup meriah dengan prosesi “potong tumpeng”.  Selamat Ulang Tahun Marsekal, semoga Panjang umur, bahagia dan sukses selalu.  Terimakasih Angkatan Udara, mohon maaf lahir dan batin.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Close