All posts in Reflection

Santapan Rohani di Jumat Pagi

Assalammualaikum Wr.Wb,

Hari ini, hari Jumat yang kita lalui dengan beberapa kejadian dan peristiwa yang sangat menarik sepanjang satu minggu terakhir .   Mulai dari pertunjukkan “dagelan” di gedung DPR sampai dengan munculnya “pahlawan sepakbola Indonesia” Hendry Mulyadi.   Adegan penonton yang bergabung dengan tim nasional kesayangannya untuk membantu  “mencetak goal”, namun sayang tidak berhasil.   Konon, adegan tersebut kini tengah disaksikan penggemar sepakbola dan penggemar lelucon di saentero jagad ! (bisa dilihat diberbagai tayangan internasional antara lain Youtube)

Kembali ke Hari Jumat yang cukup cerah dipagi ini, bagi umat muslim tentu saja memiliki makna yang khusus pasti sudah menyiapkan rencana kegiatan yang disesuaikan dengan jadwal sholat Jumat.

Jumat adalah hari yang paling utama disisi Allah, maka perbanyaklah Shalawat, Doa, Sedekah dan Sholatlah disepertiga akhir malam !” (HR.IBNU MAJAH)

Selamat hari Jumat !

Assalammualaikum Wr.Wb.

Jakarta 8 Januari 2009

Sepakbola Indonesia terwakili oleh Hendry Mulyadi !

Berita paling akhir tentang sepakbola Indonesia adalah berita mengenai “prestasi” tim PSSI yang tengah berkompetisi di kancah persaingan Piala Asia 2011.   Prestasi PSSI ?  Ya, apalagi cara menyebutnya, bila kita selalu saja disuguhi “kegagalan” demi “kegagalan” yang tersaji dihadapan kita semua, para pencinta sepakbola Indonesia.   Jangan-jangan , memang “kegagalan” lah yang menjadi target kerja PSSI.

Terpuruk disemua lini kancah pertarungan sepakbola dikawasan Asia Tenggara, Asia, apalagi dunia?   Lebih menyedihkan lagi, ditengah-tengah badai kegagalan itu, sepertinya tidak sama sekali mempengaruhi para pengurus sepakbola tercinta ini, untuk berniat melakukan “introspeksi”.   Tidak ada sama sekali kesan bahwa telah terjadi “mala petaka”  yang luar biasa dari satu proses pembinaan sepakbola nasional kita.

Dengan berat hati, saya harus mengatakannya dengan terminologi yang dramatis, yaitu “mala petaka luarbiasa”.    Saya bukan tidak tahu bahwa membina persepakbolaan di Indonesia  bukanlah satu pekerjaan yang mudah.   Akan tetapi saya tahu persis bahwa bila kita semua mau bekerjasama dengan niat yang tulus dan mengikutsertakan semua pihak, tanpa adanya interes lain selain dari bekerja untuk kehormatan PSSI, maka itu bukanlah satu pekerjaan yang mustahil.

Bagaimana saya tidak bisa menghindar dari istilah “malapetaka luar biasa”.
Read more…

Sukses Berkat Bimbingan “Ibu”.

http://en.wikipedia.org/wiki/Thomas_Edison

http://en.wikipedia.org/wiki/Thomas_Edison

Saat ini kita baru saja menapaki awal tahun 2010.    Lebih dari setengah abad yang lalu, saat diusia anak Sekolah Rakyat, sekarang bernama Sekolah Dasar, Almarhum  ayah saya sering  bercerita tentang banyak hal yang  sangat menarik.    Almarhum bercerita tentang bagaimana terowongan bawah laut di Manhattan dibuat orang, cerita tentang asal usul nama-nama Bulan  seperti Januari, Februari dan seterusnya.  Bercerita juga tentang beberapa orang terkenal di dunia  dan  tentang alam semesta dengan tata surya nya.

Belakangan,   saya baru mengetahui, bahwa cerita-cerita menarik tersebut disampaikan kepada saya dan kakak saya,  diambil atau diperoleh ayah dari buku pelajaran praktis bahasa Inggris yang tengah dipelajarinya di USIS.   USIS adalah United State Information Service, kantor penerangan, bagian dari kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta  yang terletak tidak jauh dari rumah kami, yaitu di jalan Segara (sekarang bernama jalan Veteran) persis disudut jalan  Segara 2.

Salah satu figur yang pernah diceritakan  kepada saya adalah tentang Thomas ALva Edison.   Ayah saya mengatakan bahwa atas kepintaran dan kerja keras yang tidak mengenal lelah dari seorang Thomas Edison lah , maka kita saat ini dapat menikmati lampu pijar seperti sekarang .   Tentu saja saya sudah lupa detil dari cerita yang sangat “inspiring” tentang seorang Thomas Alva Edison.      Akan tetapi sekarang , dari berbagai sumber tertulis dan bahkan juga dari  beberapa film  dapat kita peroleh kisah  tentang kehebatan Thomas ALva Edison.
Read more…

Sayang Seribu Sayang

Guru Bangsa

Guru Bangsa

Gus Dur meninggal dunia pada hari Rabu, tanggal 30 Desember 2009 pukul 18.45 WIB di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).   Meninggalnya Gus Dur, telah mengundang reaksi dari banyak tokoh, mulai dari Presiden Republik Indonesia sampai dengan tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pimpinan partai,  tokoh agama  masyarakat biasa dan banyak lagi pihak yang merasa kehilangan.   Berikut ini adalah kutipan-kutipan yang merupakan respon dari kabar telah meninggal nya Gus Dur.

Wafatnya Gus Dur adalah merupakan kehilangan terbesar bagi dunia Islam di Indonesia.  Gus Dur merupakan tokoh yang mencontohkan bagaimana berislam dan berindonesia secara sempurna.

“Gus Dur salah satu contoh par excellence tentang berislam dan berindonesia secara pas,”

“Dia orang yang nggak pernah menghakimi, dia cendikiawan, negarawan, ulama, kyai, dan pokoknya lengkap. Gus Dur sudah komplit, semoga diberikan tempat menjadi manusia yang baik.”

Gus Dur adalah ulama yang sangat konsisten mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan nilai-nilai kebangsaan.

“Pejuang yang konsisten mempertahankan NKRI, Pancasila dan UUD 1945,

Bangsa Indonesia telah kehilangan pemimpin besar sekaligus tokoh Islam moderat yang berwawasan kebangsaan yang sangat kental. Read more…

Santapan Rohani di Jumat Pagi

Santapan Rohani di Jumat Pagi

Assalammualikum Wr. Wb,

Hari ini adalah hari Jumat .   Bertepatan dengan hari Jumat kali ini , maka sukur alhamdullilah, tepat jatuh pada tanggal 1 Januari tahun 2010 Masehi.   Malam tadi, diseluruh dunia umat manusia merayakan pergantian tahun dari 2009 ke 2010.   Apakah yang dapat dimaknai dari setiap momentum pergantian tahun ?
Tentu saja, paling tidak setiap orang akan melihat kembali “capaian” yang telah berhasil diraih pada tahun yang lalu, mempelajarinya agar dapat memahami kekurangan-kekurangannya, serta membulatkan tekad untuk dapat mencapai hasil yang lebih baik pada tahun yang akan datang, atau yang akan dijalani.

Mengapa tanggal 1 yang jatuh pada hari Jumat, kemudian terasa menjadi lebih istimewa dibandingkan dengan hari-hari lainnya ?   Tiada lain hanyalah karena : “Keutamaan hari Jumat, adalah merupakan Hari Raya Umat Islam, Hari yang berlimpah ampunan, Semua kebaikan pahalanya dilipatgandakan, Doa-doa dikabulkan dan Sedekah pada hari Jumat itu lebih baik daripada sedekah di hari-hari yang lain” (Buku Keajaiban Hari Jumat).

Nah, memasuki tahun yang baru, tahun yang dimulai dari atau dengan  Hari Jumat, tentunya akan menjadi sesuatu yang lebih istimewa bagi kaum muslimin.   Janganlah menyia-nyiakan kesempatan ini untuk dapat membulatkan tekad, dengan niat yang bulat, agar kiranya ditahun 2010 ini, kita semua dapat bekerja lebih baik lagi.   Bekerja lebih efisien, lebih bermanfaat dan jangan lupa untuk  juga lebih bersabar.   Bersabar dalam mencapai dan atau meraih kenikmatan hidup yang di ridhoi Allah Swt.

Umar bin Khathab berkata : “Aku telah membuktikan bahwa kenikmatan hidup itu ada pada kesabaran kita dalam berkorban” (Mari Sholat Tahajud).

Demikianlah, sekedar mengingatkan kembali kita semua pada hari Jumat ini yang bertepatan dengan tahun yang baru.   Insya Allah, kita semua, di tahun yang baru ini, lebih lagi memperoleh nikmat Allah, dijauhkan dari dosa-dosa dan godaan duniawi, mendapatkan Taufik dan Hidayahnya senantiasa, Amin !   Selamat Tahun Baru 2010, Assalammualaikum Wr.Wb

Jakarta, Jumat 1 Januari 2010