Archive for September, 2011

Gawat, Ada Pilot Pesawat Indonesia Nyabu di Udara

Nyabu

Nyabu

Cukup memprihatinkan dan mengagetkan , berita yang sangat sulit untuk dipercaya akan tetapi dapat saya hadirkan disini, dengan mengutip pemberitaan sbb :

TANGERANG (Pos Kota) – Seorang pilot maskapai Lion Air, Moh Nasri , didakwa sebagai pemakai Narkoba jenis shabu dan pil ekstasi diadili di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (27/9).
Menurut Jaksa penuntut umum Sukanto, SH, terdakwa ditangkap petugas saat pesta shabu-shabu bersama rekannya bernama Imron dan Husni Thamrin co pilot, di apartemen Modern Golf Kota Tangerang di lantai 6 kamar no.7.

Saat petugas menggrebek menemukan pil ektasi di saku bajunya serta shabu-shabu disimpan di dasinya. Menurut terdakwa, ia mengakui pil ekstasi miliknya dan sempat dikantonginya saat terbang ke Surabaya. Untuk barang bukti shabu ia tidak tahu kenapa terselip di dasinya yang biasa dipakai untuk dinas pilot.

Menurut terdakwa ketika akan ia menerbangkan pesawat ke Surabaya ditilpon oleh Husni Thamrin (co pilot) agar mengambil pil ekstasi kepada terdakwa Lidyawati (disidangkan terpisah) di Alfamart Ngelasari yang berlokasi di belakang Bandara Internasional Soekarno Hatta.

NYABU DI UDARA.

Sementara itu saksi akhli psikiater, Carlania Lusi yang didengar keterangannya disidang yang diketaui hakim Asiadi Sembiring,SH menjelaskan, ia pernah memeriksa terdakwa moh Nasri saat masih dipeiksa polisi.

Menurutnya, Pilot Moh Nasri adalah pecandu shabu dan pil ekstasi. “Dia mengaku sehari nyabu 2 kali dan terkadang dilakukan di udara,”jelas saksi yang bweertugas di RS ketergantungan obat di Cibubur ini.

Terdakwa juga mengaku kepada saksi sejak sekolah SMA sudah menjadi pecandu Narkoba.(maryoto/dms)

Menanti Reshuffle Nan Tak Kunjung Tiba?

Negeri ini tengah berada dalam kondisi yang begitu mencengangkan, bila tidak diperkenankan menggunakan istilah “aneh bin ajaib”. Dari begitu banyak hal-hal yang sangat tidak perlu untuk diperdebatkan besar-besaran di ranah publik belakangan ini, maka yang sedang top adalah isu mengenai reshuffle kabinet. Disela-sela debat terbuka dibanyak panggung tentang reshuffle, muncul juga beberapa pernyataan yang menjelaskan bahwa reshuffle adalah hak prerogatif Presiden. Hak, dalam arti mau reshuffle atau tidak, perlu reshuffle atau tidak adalah “hanya” Presiden yang dapat melakukannya, lalu kenapa juga diributkan oleh orang-orang yang bukan Presiden? Aneh bin Ajaib !

Susunan kabinet sekarang ini, adalah hasil seleksi yang tidak main-main. Mereka melalui begitu banyak tahapan seleksi, antara lain “fit and proper test” di Cikeas dan pula ditambah dengan menu tambahan, antara lain berupa “pakta integritas”. Kesemua itu pun, dilakukan oleh Presiden sendiri yang memang memiliki “hak prerogatif” tersebut ! Lebih jauh lagi, karena memang orang-orang itulah (para Menteri) yang akan menjadi orang-orang kepercayaan Presiden sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan dalam melaksanakan tugas yang menurut istilah Bung Karno , menjalankan “amanat penderitaan rakyat”. Jadi, sekali lagi disini perlu digarisbawahi, bahwa mau reshuffle atau tidak mau, kesemuanya berpulang kepada Presiden. Sekali lagi, lalu menjadi aneh kalau orang-orang yang bukan Presiden, kini yang meributkan masalah reshuffle ! Read more…

Selamat Jalan Anto !

Telah meninggalkan kita semua, Kolonel CKM Dr. Agus.S.Lubis Sp Og, pada tanggal 6 September 2011, pukul 12.25 wib di RSCM. Mantan Kepala Departemen Obsgyn RSPAD Gatot Soebroto ini memulai karier di TNI Angkatan Darat sebagai Pama Denkes Korma Hankam dengan pangkat Letnan Dua Kesehatan di tahun 1972, dan mengakhiri dinas aktifnya di TNI pada 31 Agustus tahun 2008.

Sebagai dokter jebolan Universitas Indonesia, lulusan fakultas kedokteran spesialis Obstetri & Ginekologi, sampai akhir hayatnya almarhum masih tetap berupaya mengabdikan diri melalui keahlian yang dimiliknya. Sebagai suami yang baik dan ayah dari tiga orang anak serta kakek seorang cucu dari keluarga yang bahagia, juga sebagai sosok humanis bagi sanak famili serta handai tolan, maka tentu saja dapat dipastikan banyak sekali orang yang kehilangan atas kepergian almarhum menghadap sang penciptanya. Semua yang mencintainya, pasti merasa sangat berat dalam menghadapi musibah ini, akan tetapi sebagai umat yang beragama, maka kita semua harus dengan ikhlas menerima ini sebagai jadwal yang tidak bisa ditawar oleh siapapun. Jadwal yang sudah merupakan takdir, ditentukan dan hanya diketahui oleh Sang Maha Pencipta Allah Yang Maha Esa.

Anto, adalah nama panggilan yang biasa saya gunakan dalam berkomunikasi dengan almarhum. Nama ini saya peroleh dari Epi, teman SMA saat pertama kali berkenalan di tahun 1960-an. Agak heran juga saya , ketika mengetahui bahwa sebenarnya Anto adalah paman dari Epi. Ada yang unik disini, yaitu Epi memanggil cukup dengan Anto kepada pamannya, merefleksikan betapa “dekat” hubungan Epi dengan Anto. Disisi lain, Anto terlihat “serem”. Wajah Anto senantiasa serius ditopang pula dengan kumis tebal yang melintang dan dengan melihat sekilas, kira-kira akan sia-sia berharap Anto akan tersenyum dengan kita , apalagi bergurau. Dibalik seremnya wajah Anto, pasti beliau berhati baik, ini persepsi saya, karena mana mungkin Epi bisa begitu akrab memanggilnya cukup dengan nama kecilnya saja. Diawalnya, saya ragu-ragu memanggil dengan Anto juga, terasa sangat janggal bagi saya pribadi. Namun setelah menyaksikan adik-adik Epi seperti Richard, Yan dan lain-lain yang jauh lebih muda dari saya, dengan santai memanggil Anto saja, maka saya memang tidak memiliki pilihan lain kecuali bergabung dengan “memberanikan diri” ikut-ikutan memanggil dengan sebutan Anto saja. Read more…

Sedikit tentang Vampire !

De Havilland DH100 - vampire

De Havilland DH100 - vampire

Vampire adalah nama pesawat yang cukup terkenal di circa 1950-an. Cukup banyak negara di muka bumi ini yang menggunakannya, baik untuk Angkatan Udara maupun Angkatan Laut nya. Indonesia adalah salah satu dari banyak negara yang menerbangkan Vampire di masa itu.

Pesawat ini dikenal dengan nama de Havilland DH.100 Vampire. Pesawat tempur Vampire merupakan produk dari pabrik pesawat terbang Kerajaan Inggris dibawah bendera “de Havilland English Electric”. Terbang pertama kali pada 20 September 1943, merupakan jenis pesawat jet tempur kedua yang masuk dalam jajaran Angkatan Udara Inggris saat persiapan perang dunia kedua. Pernah dibuat cukup banyak yaitu lebih kurang 3300 buah pesawat. Pesawat ini didisain untuk bertugas sebagai ground attack fighter bomber. Angkatan Udara Inggris RAF, menggunakannya di skdaron tempur sampai tahun 1955 dan hingga tahun 1966 digunakan sebagai pesawat latih.

Selain digunakan dalam skadron operasi di Angkatan Udara dan Angkatan Laut Inggris , Vampire juga digunakan banyak Negara antara lain Mesir, Swedia, Australia, Selandia Baru, Rhodesia , India, Indonesia, Burma dan Norwegia. Bentuknya yang cantik membuat Vampire sangat mudah dilihat dari kejauhan, juga dikarenakan bentuk luarnya yang unik yaitu ekornya yang berujung dua (twin boom) seperti yang terdapat dipesawat buatan Amerika P-38. Bentuk yang unik ini menyebabkan Vampire, aslinya bernama “spider crab”.

Dengan bentuknya yang unik itu, Vampire telah mencatatkan dirinya dalam sejarah penerbangan sebagai pesawat Jet pertama didunia yang dapat mencapai kecepatan lebih dari 800 kilometer per jam. Royal Air Force, RAF juga mencatat , Vampire sebagai pesawat Full Jet pertama yang dapat melakukan take off dan landing di kapal induk, di bulan Desember tahun 1945. Tidak itu saja, sebanyak enam buah Vampire, merupakan pesawat terbang Jet pertama yang melintas Samudra atlantik, dari Skotlandia menuju Montreal di Kanada dalam misi Statik dan Aerobatic Show di Kanada dan Amerika Serikat, di bulan Juli tahun 1948.

Jakarta 7 September 2011,

dikutip dari berbagai sumber.

Chappy Hakim

Keberhasilan Politisi dalam membina para Akademisi !

Kasus Century, Mafia pajak, Gedung DPR

Kasus Century, Mafia pajak, Gedung DPR

Beberapa tahun belakangan ini, kita semua disuguhi performa akrobat politik dari para politisi. Hampir setiap hari yang ada dipentas nasional adalah sesuatu yang khas yaitu perdebatan tiada akhir antara para politisi dan terbengkalainya pekerjaan-pekerjaan yang berkait dengan kepentingan utama masyarakat luas.

Masalah-masalah yang muncul kepermukaan tidak pernah terlihat dapat sampai pada solusi yang memuaskan. Mulai dari kasus Century, Mafia pajak, Rencana pembangunan gedung baru DPR dan lain-lain dan lain-lain. Jalannya kegiatan pembangunan nasional tidak terlihat ada sesuatu yang baru, sementara negara-negara tetangga terus meningkat kemampuannya disegala bidang.

Namun bila disebutkan Singapura dan Malaysia bisa tertib dan teratur serta maju, maka serta merta akan dijawab dengan ah …itu kan negara kecil, gampang ngaturnya. Tidak disadari, bahwa semua yang besar-besar itu sebenarnya adalah terdiri dari yang kecil-kecil. Apa sih yang kecil di Indonesia yang sudah bisa diatur dengan baik? Lihat saja contoh seperti halte Bus, Terminal Bus, Stasiun Kereta APi, Bandar Udara dan lain sebagainya. Bukankah itu semua jauh lebih kecil dari negara Singapura en toh kita nggak bisa bikin itu menjadi teratur. Sekedar contoh sederhana bahwa ketertiban dan keteraturan tidaklah semata dapat diukur hanya dengan mengatakan bahwa itu “kecil” !? Masalahnya adalah ada kemauan atau tidak, mungkin lebih tepat ada tanggung jawab atau tidak? Read more…