<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Tulisan ke-400!</title>
	<atom:link href="http://www.chappyhakim.com/2010/02/04/tulisan-ke-400/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.chappyhakim.com/2010/02/04/tulisan-ke-400/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 21:48:28 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Buruh Tambang di Rantau Orang</title>
		<link>http://www.chappyhakim.com/2010/02/04/tulisan-ke-400/comment-page-1/#comment-329</link>
		<dc:creator>Buruh Tambang di Rantau Orang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 12:47:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.chappyhakim.com/?p=1480#comment-329</guid>
		<description>Marsekal Chappy Yth,
Saya teringat thn 80-an ketika Budayawan kita Pak Mohctar Lubis dan Pak Koentjaraningrat membahas mentalitas Manusia Indonesia...Salah satunya-nya Watak /Karakter yg kita belum punya.....

Stereotip negatif yang lain menurut kedua Budayawan  besar tadi antara lain :

Munafik dan Hipokrit,Enggan dan Segan Bertanggung Jawab,Sikap dan Perilaku Feodalistik,Percaya ke Tahyul....Mentalitas suka Menerabas dlll ( maaf dah lupa2 ingat ) . Dan kalo kita mau hening sejenak..rasanya stereotip tersebut masih lekat  erat di sendi-sendi bermasyarakat kita ,cuma terjadi metamorfosa sedikit.............Tahyul bentuk baru misal : Peraturan2/Hukum2/Undang2 /Sumpah2 yang baru yg begitu Indah/Anggun dan Sempurna saat dibuat /diciptakan dan diucapkan....namun dalam kenyataan terjadi DISTORSI yg menyakitkan.........sumber bahaya yang lain Adalah SIKAP RELIGIOSITAS YANG LEMAH&#38;  RAPUH..cukup banyak bukti...agama yang seharusnya dipeluk manusia untuk menjadi sumber DAMAI..namun yang terjadi adalah jauh panggang daripada api......
Kita harus berubah dan sadar sebagai Bangsa Yang Besar...demi masa depan Anak Cucu kita yang lebih baik....dan sejahtera.....Semoga TUHAN menolong kita !!! Amien..Terimakasih n Salam dari Rantau Orang!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Marsekal Chappy Yth,<br />
Saya teringat thn 80-an ketika Budayawan kita Pak Mohctar Lubis dan Pak Koentjaraningrat membahas mentalitas Manusia Indonesia&#8230;Salah satunya-nya Watak /Karakter yg kita belum punya&#8230;..</p>
<p>Stereotip negatif yang lain menurut kedua Budayawan  besar tadi antara lain :</p>
<p>Munafik dan Hipokrit,Enggan dan Segan Bertanggung Jawab,Sikap dan Perilaku Feodalistik,Percaya ke Tahyul&#8230;.Mentalitas suka Menerabas dlll ( maaf dah lupa2 ingat ) . Dan kalo kita mau hening sejenak..rasanya stereotip tersebut masih lekat  erat di sendi-sendi bermasyarakat kita ,cuma terjadi metamorfosa sedikit&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.Tahyul bentuk baru misal : Peraturan2/Hukum2/Undang2 /Sumpah2 yang baru yg begitu Indah/Anggun dan Sempurna saat dibuat /diciptakan dan diucapkan&#8230;.namun dalam kenyataan terjadi DISTORSI yg menyakitkan&#8230;&#8230;&#8230;sumber bahaya yang lain Adalah SIKAP RELIGIOSITAS YANG LEMAH&amp;  RAPUH..cukup banyak bukti&#8230;agama yang seharusnya dipeluk manusia untuk menjadi sumber DAMAI..namun yang terjadi adalah jauh panggang daripada api&#8230;&#8230;<br />
Kita harus berubah dan sadar sebagai Bangsa Yang Besar&#8230;demi masa depan Anak Cucu kita yang lebih baik&#8230;.dan sejahtera&#8230;..Semoga TUHAN menolong kita !!! Amien..Terimakasih n Salam dari Rantau Orang!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

