<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sahabat Almarhum Ayah Saya</title>
	<atom:link href="http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 14:44:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Chappy Hakim</title>
		<link>http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/comment-page-1/#comment-322</link>
		<dc:creator>Chappy Hakim</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 11:26:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.chappyhakim.com/?p=1400#comment-322</guid>
		<description>Terimakasih pak, Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih pak, Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Chappy Hakim</title>
		<link>http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/comment-page-1/#comment-321</link>
		<dc:creator>Chappy Hakim</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 11:26:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.chappyhakim.com/?p=1400#comment-321</guid>
		<description>Sama-sama Pak !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sama-sama Pak !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Chappy Hakim</title>
		<link>http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/comment-page-1/#comment-320</link>
		<dc:creator>Chappy Hakim</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 11:25:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.chappyhakim.com/?p=1400#comment-320</guid>
		<description>Makasih atas perhaiannya pak ! Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih atas perhaiannya pak ! Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ajay Santoso</title>
		<link>http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/comment-page-1/#comment-301</link>
		<dc:creator>Ajay Santoso</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 06:41:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.chappyhakim.com/?p=1400#comment-301</guid>
		<description>Sebenarnya saya juga ingin seperti Mr.CH, dari tulisan sederhana dan unuk-unek tentang tanggapan kejadian yang terjadi di sekitar kita bisa di baca oleh orang selain kita..kalau boleh saya juga ingin menyumbang ide gila yang tanpa survey atau data, dan asal-asalan jadi untuk Mr.CH..kalau berkenan bisa Mr.CH kembangkan lagi, karena saya kurang pendidikan dan pengetahuan tentang tulis menulis. Tapi pesan Mr.CH...membaca adalah keinginan,sedang menulis adalah ketrampilan, dan ketrampilan bisa kita asah. Sebenarnya saya juga ingi join to Kompasiana, tapi nggak PD...
PALM YANG KELABU
Surabaya 31 DESEMBER 2009

  Waktu itu saya makan di sebuah warung kecil di jl.ronggolawe daerah darmo,surabaya.
Tanpa sengaja saya melihat sebuah pohon palm yang aneh, warnanya perak, atau abu-abu.
Yaitu di halaman Yayasan Arjuna.Sekilas saya pikir palm itu adalah pohon mainan dengan 
terbuat dari plastik yang banyak di jual di toko-toko. Saya takjub dan berpikir,
berapa harga pohon palm mainan sebesar itu?.. karena tingginya sekitar empat meter, 
dengan diameter mungkin lebih dari satu meter. Sorry daun palm itu berbentuk telapak 
tangan, entah jenis palm apa itu, saya tidak tahu, karena saya bukan pecinta palm atau
tubuhan jenis lain.
  Karena keheranan, maka saya perhatikan dengan seksama...itu adalah pohon beneran...
dari serabut di sela-sela pelepah tangkai daun, kemudian bekas tangkai bunga atau
buahnya begitu sempurna untuk ditiru oleh pembuat pohon sintetis atau pohon hias.
Terbesit lagi dalam otakku, mungkin daunnya di cat....tapi dengan cara apa mengecat
daun pohon setinggi itu..tangga?..imposibel!..atau tangkai daun di cabut dulu kemudian
di cat lantas di pasang lagi?..Repot sekali, walau cuma bikin sensasi dengan ingin 
tampil beda, tapi jalan depan kantor adalah jalan kecil sehingga tidak banyak yang lewat
apalagi memperhatikan pohon nyeneh itu..
Saya berpikir lagi, kalau di cat pastilah akan timbul retak-retak, entah karena di go-
yang angin sehingga daun itu bergerak dan tertekuk maka akan terjadi lipatan-lipatan yang
membuat cat pada daun itu tidak sempurna lagi.
  Karena penasaran, saya mendekati dan memperhatikan dengan seksama dari luar pagar kantor
Yayasan tersebut. Ya..itu asli, daun mudanya masih ada bulu-bulunya yang juga abu-abu..
Terus terang saja palm dengan daun seperti telapak tangan dengan besar mungkin lebih besar
dan tinggi lagi, saya perhah lihat. Tapi yang bewarna abu-abu seperti perak ini, baru per-
tama. Saya tidak tahu palm itu spesies baru atau sudah lama, atau aku-nya saja yang 
memang nggak pernah keluar daerah..
  Keanehan itu membuat saya berpikir..disamping membandingkan pohon-pohon sekitarnya
adalah hijau dan saya masih ingat pelajaran biologi waktu SMP,zat hijau daun atau klorofil
adalah terkandung dalam hampir semua daun, apalagi jenis pohon besar yang membutuhkan proses
fotosintesis atau mengolah makanan dengan menggunakan sinar matahari pada daun. Tapi palm
itu sepertinya tidak butuh proses fotosintesis..? karena seperti tidak punya klorofil..
Atau palm itu mutasi...?
Dalam otakku langsung terhubung pada film &quot;Avatar&quot;-nya James Cameron. Di situ diceritakan
manusia sudah pada teknologi canggih sehingga sudah pula menemukan planet di galaksi lain
yang kemudian planet itu di manai dengan seenaknya adalah Pandora. Planet itu masihlah 
Prawan dengan udara yang tidak cocok dengan manusia. Tetapi tumbuhan disitu sangat luar biasa.
Sepeti masih hidup dan punya jiwa.Hewan juga punya antena yang bisa di satukan dengan antena
pada Bansa Na&#039;vi yaitu manusia-nya planet itu. Konektor itu seperti kabel USB yang kita kenal.
Saya bepikir, ide James cameron mengimajinasikan semua tumbuhan dan mahlug di planet itu mungkin
sama dengan bumi kita dahulu. masih Prawan..dan manusianya juga tinggi dan besar seperti bangsa
Na&#039;vi itu juga. Saya jadi ingat, pernah dengar tentang makam para Nabi yang panjangnya hampir
empat meter. Mendengar kata Nabi hampir mirip dengan Na&#039;vi...apa kata Nabi di plesetkan oleh
James..? tapi ide ceritanya brilian..
Setelah melihat film itu,otak saya langsung merangkum dan pesan apa yang ingin di sampaikan 
pada film itu.. Jelas saat avatar yang di kendalikan Jake Sully yang bicara pada pohon IMWA
atau plesetan lagi I aM deWA,meminta untuk melihat dalam memori Grece, yaitu lihatlah bumi 
yang tidak ada hijau lagi, mereka(manusia) sudah membunuh ibu(bumi pertiwi) kami...
  Pesan itulah yang menggugah hati saya..kita memang tanpa sadar membunuh pelan-pelan bumi ini
dengan mengekploitasi tanpa peduli dampaknya dan tidak ada tindakan yang berarti untuk memper-
baikinya..Memang sudah di gembar-gemborkan Global Warming, Safe The World dengan program 
recicle-nya...tapi tetap saja hutan di gunduli..Apa kita lupa proses fotosintesis tubuhan?..
Saya kira hampir seluruh manusia tahu,tumbuhanlah yang memproses carbondioksida atau gas lain
yang merugikan manusia menjadi oksigen yang kita butuhkan untuk napas kita?
Kembali ke film avatar, di situ di gambarkan manusia dengan brutalnya meratakan hutan. Sedang
manusia di situ adalah tamu yang tak di undang.Saya kembali berpikir, punya moralkah kita mem-
porak-porandakan tempat yang bukan milik kita?..Seperti Perampok, bahkan lebih..ingin merampas
planet itu yang kemudian di ekploitasi lagi sampai mati lagi..Samar memang di film itu tergam-
barkan akan menekploitasi yaitu memburu batu yang di bumi harganya sangat mahal...
   Banyak sudah film yang menceritakan tentang bencana. Yang paling kontrofersional adalah 2012.
Di situ di ceritakan bumi sedang di ambang kehancuran. Di awali mendidihnya air di laboratotium
India menandakan inti bumi naik. Karena udara di atah permukaan tanah juga panas, maka efeknya
Inti bumi bertambah panas, yang kemudian mengerogoti lapisan tanah menjadi Magma juga.Artinya,
lapisan tanah akan tipis..saya jadi membayangkan waktu saya memanggang sepotong keju...bagian
bawah yang kena panas meleleh kemudian semua yang semula padat jadi cair...mungkin begitulah
gambaran sederhananya.Dan karena lapisan tanah tipis,maka labil dan mudah terjadi gempa. Ingat
suatu suhu panas ingin keluar dari suatu ruang yang tertutup, alias meledak...Jadi Magma medo-
rong lapisan tanah dan tentunya yang paling tipis akan cepat retak atau bergeser. Ngeri juga 
Indonesia adalah kepulauan, di banding dengan Amerika yang bertengger pada bentangan benua, 
maka bila itu terjadi Indonesia atau negara kepulauan kecil lain,lebih cepat musnahnya......
Padahal, di film 2012 di perlihatkan betapa negri paman sam itu porak poranda oleh gempa yang
tidak ada yang mengukur lagi berapa besaran dalam skala rickter..
Dari ide sederhana seperti sepotong keju yang di panggang yang kemudian atasnya di sempot api,
maka akan cepat meleleh. Kemudian percobaan sebaliknya, yaitu memanggang sepotong keju dan
atasnya di tumpangi secuil es batu..hasilnya akan beda...mau coba?..beli keju sendiri ya...
Dari situ saya merenung walau sekedar merenung...sehingga tiada hasil yang pasti..nglamun boz..
  Sebenarnya film-film itu dibuat, selain sebagai bisnis adalah menyampaikan pesan secara global.
Tapi kebanyakan menilai dengan negatif, seperti yang di tuai 2012. Cerita film sebagian adalah
fiksi atau nggak terjadi..di dramatisir atau di besar-besarkan. Tapi pada dasarnya adalah ada 
pesan yang terkandung. Memang kita harus jeli. Kadang penilaian orang pada satu film yang sama,
yaitu persepsi yang beda.Dari persepsi atau pandangan yang beda itu muncul pro dan kontra...
ah.. aku nggak mau bicara politik..karena saya sama sekali minim kalau bicara politik..
   Kembali ke diri saya,saya bertanya,bumi ini memang sudah kelabu, tidak jelas lagi masa depan-
nya seperti apa.Yang pasti ada awal pasti ada akhir. Tapi tidak bisakah di rawat sehingga men-
jadi lebih awet seperti hal-nya barang atau tubuh kita, bila di rawat pastilah awet muda dan
bebas dari penyakit, sehingga hidup lebih lama. Ingat,anak cucu kita yang kita lahirkan. 
Mereka juga ingin merasakan hidup di bumi yang nyaman. Jangan seperti film 2012 yang tiba-tiba
kiamat.. 
Kembali ke pohon palm tadi, yang menjadi abu-abu.Kalau semua tumbuhan mutasi menjadi bewarna perak
pastilah seperti kaca yang kemudian memantulkan cahaya matahari seperti gedung-gedung pencakar
langit yang ada.Bila begitu, betapa sangat panasnya lagi bumi ini?..
Mungkin kita langsung terbakar...
Inalillahi wa ina ilahi roji&#039;un....
Selanjutnya apa yang akan kita perbuat supaya itu tidak terjadi?..tergantung pada anda sendiri.
Melakukan hal kecil yang baik, akan memancing KEBIASAAN, yang kemudian kita akan mulai melakukan 
hal yang besar.Dan itu akan menjadi KEBIASAAN juga.. 

31 Desember 2009
ajay.santoso@yahoo.co.id</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya saya juga ingin seperti Mr.CH, dari tulisan sederhana dan unuk-unek tentang tanggapan kejadian yang terjadi di sekitar kita bisa di baca oleh orang selain kita..kalau boleh saya juga ingin menyumbang ide gila yang tanpa survey atau data, dan asal-asalan jadi untuk Mr.CH..kalau berkenan bisa Mr.CH kembangkan lagi, karena saya kurang pendidikan dan pengetahuan tentang tulis menulis. Tapi pesan Mr.CH&#8230;membaca adalah keinginan,sedang menulis adalah ketrampilan, dan ketrampilan bisa kita asah. Sebenarnya saya juga ingi join to Kompasiana, tapi nggak PD&#8230;<br />
PALM YANG KELABU<br />
Surabaya 31 DESEMBER 2009</p>
<p>  Waktu itu saya makan di sebuah warung kecil di jl.ronggolawe daerah darmo,surabaya.<br />
Tanpa sengaja saya melihat sebuah pohon palm yang aneh, warnanya perak, atau abu-abu.<br />
Yaitu di halaman Yayasan Arjuna.Sekilas saya pikir palm itu adalah pohon mainan dengan<br />
terbuat dari plastik yang banyak di jual di toko-toko. Saya takjub dan berpikir,<br />
berapa harga pohon palm mainan sebesar itu?.. karena tingginya sekitar empat meter,<br />
dengan diameter mungkin lebih dari satu meter. Sorry daun palm itu berbentuk telapak<br />
tangan, entah jenis palm apa itu, saya tidak tahu, karena saya bukan pecinta palm atau<br />
tubuhan jenis lain.<br />
  Karena keheranan, maka saya perhatikan dengan seksama&#8230;itu adalah pohon beneran&#8230;<br />
dari serabut di sela-sela pelepah tangkai daun, kemudian bekas tangkai bunga atau<br />
buahnya begitu sempurna untuk ditiru oleh pembuat pohon sintetis atau pohon hias.<br />
Terbesit lagi dalam otakku, mungkin daunnya di cat&#8230;.tapi dengan cara apa mengecat<br />
daun pohon setinggi itu..tangga?..imposibel!..atau tangkai daun di cabut dulu kemudian<br />
di cat lantas di pasang lagi?..Repot sekali, walau cuma bikin sensasi dengan ingin<br />
tampil beda, tapi jalan depan kantor adalah jalan kecil sehingga tidak banyak yang lewat<br />
apalagi memperhatikan pohon nyeneh itu..<br />
Saya berpikir lagi, kalau di cat pastilah akan timbul retak-retak, entah karena di go-<br />
yang angin sehingga daun itu bergerak dan tertekuk maka akan terjadi lipatan-lipatan yang<br />
membuat cat pada daun itu tidak sempurna lagi.<br />
  Karena penasaran, saya mendekati dan memperhatikan dengan seksama dari luar pagar kantor<br />
Yayasan tersebut. Ya..itu asli, daun mudanya masih ada bulu-bulunya yang juga abu-abu..<br />
Terus terang saja palm dengan daun seperti telapak tangan dengan besar mungkin lebih besar<br />
dan tinggi lagi, saya perhah lihat. Tapi yang bewarna abu-abu seperti perak ini, baru per-<br />
tama. Saya tidak tahu palm itu spesies baru atau sudah lama, atau aku-nya saja yang<br />
memang nggak pernah keluar daerah..<br />
  Keanehan itu membuat saya berpikir..disamping membandingkan pohon-pohon sekitarnya<br />
adalah hijau dan saya masih ingat pelajaran biologi waktu SMP,zat hijau daun atau klorofil<br />
adalah terkandung dalam hampir semua daun, apalagi jenis pohon besar yang membutuhkan proses<br />
fotosintesis atau mengolah makanan dengan menggunakan sinar matahari pada daun. Tapi palm<br />
itu sepertinya tidak butuh proses fotosintesis..? karena seperti tidak punya klorofil..<br />
Atau palm itu mutasi&#8230;?<br />
Dalam otakku langsung terhubung pada film &#8220;Avatar&#8221;-nya James Cameron. Di situ diceritakan<br />
manusia sudah pada teknologi canggih sehingga sudah pula menemukan planet di galaksi lain<br />
yang kemudian planet itu di manai dengan seenaknya adalah Pandora. Planet itu masihlah<br />
Prawan dengan udara yang tidak cocok dengan manusia. Tetapi tumbuhan disitu sangat luar biasa.<br />
Sepeti masih hidup dan punya jiwa.Hewan juga punya antena yang bisa di satukan dengan antena<br />
pada Bansa Na&#8217;vi yaitu manusia-nya planet itu. Konektor itu seperti kabel USB yang kita kenal.<br />
Saya bepikir, ide James cameron mengimajinasikan semua tumbuhan dan mahlug di planet itu mungkin<br />
sama dengan bumi kita dahulu. masih Prawan..dan manusianya juga tinggi dan besar seperti bangsa<br />
Na&#8217;vi itu juga. Saya jadi ingat, pernah dengar tentang makam para Nabi yang panjangnya hampir<br />
empat meter. Mendengar kata Nabi hampir mirip dengan Na&#8217;vi&#8230;apa kata Nabi di plesetkan oleh<br />
James..? tapi ide ceritanya brilian..<br />
Setelah melihat film itu,otak saya langsung merangkum dan pesan apa yang ingin di sampaikan<br />
pada film itu.. Jelas saat avatar yang di kendalikan Jake Sully yang bicara pada pohon IMWA<br />
atau plesetan lagi I aM deWA,meminta untuk melihat dalam memori Grece, yaitu lihatlah bumi<br />
yang tidak ada hijau lagi, mereka(manusia) sudah membunuh ibu(bumi pertiwi) kami&#8230;<br />
  Pesan itulah yang menggugah hati saya..kita memang tanpa sadar membunuh pelan-pelan bumi ini<br />
dengan mengekploitasi tanpa peduli dampaknya dan tidak ada tindakan yang berarti untuk memper-<br />
baikinya..Memang sudah di gembar-gemborkan Global Warming, Safe The World dengan program<br />
recicle-nya&#8230;tapi tetap saja hutan di gunduli..Apa kita lupa proses fotosintesis tubuhan?..<br />
Saya kira hampir seluruh manusia tahu,tumbuhanlah yang memproses carbondioksida atau gas lain<br />
yang merugikan manusia menjadi oksigen yang kita butuhkan untuk napas kita?<br />
Kembali ke film avatar, di situ di gambarkan manusia dengan brutalnya meratakan hutan. Sedang<br />
manusia di situ adalah tamu yang tak di undang.Saya kembali berpikir, punya moralkah kita mem-<br />
porak-porandakan tempat yang bukan milik kita?..Seperti Perampok, bahkan lebih..ingin merampas<br />
planet itu yang kemudian di ekploitasi lagi sampai mati lagi..Samar memang di film itu tergam-<br />
barkan akan menekploitasi yaitu memburu batu yang di bumi harganya sangat mahal&#8230;<br />
   Banyak sudah film yang menceritakan tentang bencana. Yang paling kontrofersional adalah 2012.<br />
Di situ di ceritakan bumi sedang di ambang kehancuran. Di awali mendidihnya air di laboratotium<br />
India menandakan inti bumi naik. Karena udara di atah permukaan tanah juga panas, maka efeknya<br />
Inti bumi bertambah panas, yang kemudian mengerogoti lapisan tanah menjadi Magma juga.Artinya,<br />
lapisan tanah akan tipis..saya jadi membayangkan waktu saya memanggang sepotong keju&#8230;bagian<br />
bawah yang kena panas meleleh kemudian semua yang semula padat jadi cair&#8230;mungkin begitulah<br />
gambaran sederhananya.Dan karena lapisan tanah tipis,maka labil dan mudah terjadi gempa. Ingat<br />
suatu suhu panas ingin keluar dari suatu ruang yang tertutup, alias meledak&#8230;Jadi Magma medo-<br />
rong lapisan tanah dan tentunya yang paling tipis akan cepat retak atau bergeser. Ngeri juga<br />
Indonesia adalah kepulauan, di banding dengan Amerika yang bertengger pada bentangan benua,<br />
maka bila itu terjadi Indonesia atau negara kepulauan kecil lain,lebih cepat musnahnya&#8230;&#8230;<br />
Padahal, di film 2012 di perlihatkan betapa negri paman sam itu porak poranda oleh gempa yang<br />
tidak ada yang mengukur lagi berapa besaran dalam skala rickter..<br />
Dari ide sederhana seperti sepotong keju yang di panggang yang kemudian atasnya di sempot api,<br />
maka akan cepat meleleh. Kemudian percobaan sebaliknya, yaitu memanggang sepotong keju dan<br />
atasnya di tumpangi secuil es batu..hasilnya akan beda&#8230;mau coba?..beli keju sendiri ya&#8230;<br />
Dari situ saya merenung walau sekedar merenung&#8230;sehingga tiada hasil yang pasti..nglamun boz..<br />
  Sebenarnya film-film itu dibuat, selain sebagai bisnis adalah menyampaikan pesan secara global.<br />
Tapi kebanyakan menilai dengan negatif, seperti yang di tuai 2012. Cerita film sebagian adalah<br />
fiksi atau nggak terjadi..di dramatisir atau di besar-besarkan. Tapi pada dasarnya adalah ada<br />
pesan yang terkandung. Memang kita harus jeli. Kadang penilaian orang pada satu film yang sama,<br />
yaitu persepsi yang beda.Dari persepsi atau pandangan yang beda itu muncul pro dan kontra&#8230;<br />
ah.. aku nggak mau bicara politik..karena saya sama sekali minim kalau bicara politik..<br />
   Kembali ke diri saya,saya bertanya,bumi ini memang sudah kelabu, tidak jelas lagi masa depan-<br />
nya seperti apa.Yang pasti ada awal pasti ada akhir. Tapi tidak bisakah di rawat sehingga men-<br />
jadi lebih awet seperti hal-nya barang atau tubuh kita, bila di rawat pastilah awet muda dan<br />
bebas dari penyakit, sehingga hidup lebih lama. Ingat,anak cucu kita yang kita lahirkan.<br />
Mereka juga ingin merasakan hidup di bumi yang nyaman. Jangan seperti film 2012 yang tiba-tiba<br />
kiamat..<br />
Kembali ke pohon palm tadi, yang menjadi abu-abu.Kalau semua tumbuhan mutasi menjadi bewarna perak<br />
pastilah seperti kaca yang kemudian memantulkan cahaya matahari seperti gedung-gedung pencakar<br />
langit yang ada.Bila begitu, betapa sangat panasnya lagi bumi ini?..<br />
Mungkin kita langsung terbakar&#8230;<br />
Inalillahi wa ina ilahi roji&#8217;un&#8230;.<br />
Selanjutnya apa yang akan kita perbuat supaya itu tidak terjadi?..tergantung pada anda sendiri.<br />
Melakukan hal kecil yang baik, akan memancing KEBIASAAN, yang kemudian kita akan mulai melakukan<br />
hal yang besar.Dan itu akan menjadi KEBIASAAN juga.. </p>
<p>31 Desember 2009<br />
<a href="mailto:ajay.santoso@yahoo.co.id">ajay.santoso@yahoo.co.id</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ajay Santoso</title>
		<link>http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/comment-page-1/#comment-300</link>
		<dc:creator>Ajay Santoso</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 09:04:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.chappyhakim.com/?p=1400#comment-300</guid>
		<description>Tambahan dari Saya, sebelumnyaminta maaf sebesar-besarnya..Beberapa Karya Tulis Anda, Saya publikasikan lewat Face Book Saya. Tapi tetap Tercantum Karya Mr.CH...Tujuan Saya hanya, supaya jadi Motifasi Sahabat dan Teman Saya, yaitu; Walau dengan Karya Tulis Singkat sudah bisa jadi Karya yang bisa di nikmati orang lain. Terimakasih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tambahan dari Saya, sebelumnyaminta maaf sebesar-besarnya..Beberapa Karya Tulis Anda, Saya publikasikan lewat Face Book Saya. Tapi tetap Tercantum Karya Mr.CH&#8230;Tujuan Saya hanya, supaya jadi Motifasi Sahabat dan Teman Saya, yaitu; Walau dengan Karya Tulis Singkat sudah bisa jadi Karya yang bisa di nikmati orang lain. Terimakasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ajay Santoso</title>
		<link>http://www.chappyhakim.com/2009/12/28/sahabat-almarhum-ayah-saya/comment-page-1/#comment-299</link>
		<dc:creator>Ajay Santoso</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 08:55:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.chappyhakim.com/?p=1400#comment-299</guid>
		<description>Dari sekian banyak membaca Tulisan singkat Karya Mr.CH, kadang Saya tersenyum..kalau boleh ketawa huaa..ha..ha..ha...( karena Mr.CH bukan komedian Saya sungkan), tetapi Anda punya jiwa Komedian, dengan bahasa yang ringan juga tidak merasa Riskan memakai bahasa Gaul anak muda..Tetapi kali ini dengan membaca Kisah Anda dengan Om Soebagio, saya ikut terhanyut..seperti lantunan sexaphone , yang menurut Bapak seperti Buluh Perindu.. Memang betul, Hasil Karya tidak akan pernah di lupakan seperti halnya Presiden dan Pemerintahan yang bisa di ganti...Salut n Salut...Go on Mr.CH...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dari sekian banyak membaca Tulisan singkat Karya Mr.CH, kadang Saya tersenyum..kalau boleh ketawa huaa..ha..ha..ha&#8230;( karena Mr.CH bukan komedian Saya sungkan), tetapi Anda punya jiwa Komedian, dengan bahasa yang ringan juga tidak merasa Riskan memakai bahasa Gaul anak muda..Tetapi kali ini dengan membaca Kisah Anda dengan Om Soebagio, saya ikut terhanyut..seperti lantunan sexaphone , yang menurut Bapak seperti Buluh Perindu.. Memang betul, Hasil Karya tidak akan pernah di lupakan seperti halnya Presiden dan Pemerintahan yang bisa di ganti&#8230;Salut n Salut&#8230;Go on Mr.CH&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

