Captain Pilot Djoko Prasetyo, meraih International Award !

Capt.Pilot Djoko Prasetyo

Capt.Pilot Djoko Prasetyo

Capt.Pilot Djoko Prasetyo, contract Chief Pilot Freeport Operations, ditahun 2009  berhasil meraih  :  “The Robert E.Trimble Memorial Award “  for this year, which is one of the 13 Helicopter Association International’s(HAI) most prestigious “Salute to Excellence” awards in mountain Flying/high altitude flying.

This is the first time ever in Indonesia, and there is only one nominee for this mountain flying per year for the whole world.

Pilot Djoko Prasetyo ,seorang penerbang Helikopter spesialis  “High Altitude Operation”, selalu terbang pada ketinggian  disekitar 20.000 Ft, diantara tebing-tebing ketinggian di puncak   Carsten dan Grassberg di wilayah pegunungan Jawawijaya.   Seorang penerbang yang langka di dunia yang bertualang dalam kegiatan hari-harinya dengan menerbangkan pesawat Bell 412 dan 212, helikopter berkapasitas  14 seat, meliuk-liuk sepanjang lereng pegunungan tinggi yang berlapis salju abadi di Papua.  

Mengoperasikan dengan “Single Pilot Operation” yang bermakna dalam sepanjang penerbangan hanya dia lah seorang yang memegang kendali helikopter itu.   Cuaca jelek yang kadang menghadang, beberapa kali kerusakan mesin diudara yang dialaminya  pada waktu terbang, harus dia atasi seorang diri.   Kiranya hanya pilot petualang lah yang dapat menjalaninya.   Menjalani nya dengan penuh semangat dan sekali gus  bekal keterampilan tinggi yang harus menyertainya, disamping “loyalitas” dan “knowledge” yang tinggi harus senantiasa menjadi penopangnya.

Ditengah-tengah keterpurukan nama baik dan kehormatan industri penerbangan Indonesia dimata dunia,  prestasi Capt.Djoko ini benar-benar merupakan angin sejuk yang terasa bertiup  menyadarkan kita semua.   Menyadarkan, bahwa ternyata kita masih bisa membuktikan kedunia luar sana, bahwa ada Pilot Indonesia yang memiliki “keterampilan” diatas rata-rata Pilot lainnya di kancah global.

Capt.Djoko telah berpengalaman terbang selama 33 tahun dan mengantongi sebanyak 19.300 jam terbang, dengan 700 jam diantaranya merupakan jam terbang di Fixed Wing.

Kita perlu memberikan Penghargaan dan  Penghormatan khusus kepada Capt.Djoko Prasetyo, yang telah dengan gagah berani dan penuh loyalitas, dibawah naungan perusahaannya “Airfast” mengharumkan nama Indonesia, dikancah Internasional, ditengah-tengah sebagian besar para praktisi penerbangan kita justru telah mencoreng nama baik Indonesia dalam aspek “safety” di arena Global.

Selamat Captain !

fold-left fold-right
About the author

Leave a Reply

Spam Protection by WP-SpamFree