Archive for April, 2009

Santapan Rohani di Jumat Pagi

Assalammualaikum Wr.Wb.

Pagi ini Hari Jumat 24 April, memenuhi permintaan beberapa teman, berikut ini saya turunkan tulisan berupa santapan rohani di Jumat pagi.

Setelah beberapa lama menulis di bloga, saya merasa berbahagia.   Berbahagia karena dengan menulis di blog, ternyata memperoleh kenikmatan tersendiri.   Berbagi sedikit pengetahuan, kemudian bertambah pengetahuan.

Bertambah pengetahuan karena banyak yang merespon tulisan kita dan atau turut membaca tulisan-tulisan yang menarik yang hadir di blog ini.   Komentar yang muncul, menunjukkan warnanya tersendiri.   Ada yang memuji, dan tidak kurang pula yang mengoreksi dan bahkan menghina atau mungkin menyakitkan !   Apapun itu, kiranya apabila disikapi dengan positif, akan ada juga manfaatnya.

Read more…

Mahmoud Ahmadinejad,Ternyata Tak Lebih dari Seorang Pelayan !

Dalam salah satu wawancara dengan TV FOX USA, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, ditanya, apa yang dipikirkannya setiap bangun di pagi hari ?

Saya melihat ke cermin, memandang dengan sungguh-sungguh ke arah wajah saya dan kemudian berkata : “Ingat !  Kamu tidak lebih dari seorang pelayan ! Hari depanmu penuh dengan tanggung jawab yang maha berat yaitu : “melayani bangsa Iran, bangsa yang Besar ! “

Presiden yang satu ini memang sangat istimewa dalam kesederhanaan yang beralaskan semangat mengabdi kepada bangsanya.

Konon, dihari pertama dia masuk ke Istana Kepresidenan, dia langsung memerintahkan membongkar seluruh karpet mewah yang ada di Istana untuk dibagikan keseluruh mesjid yang ada di Iran. Untuk Istana Presiden, karpet diganti dengan yang lebih murah dan mudah untuk dicuci, namun tetap menjaga gengsi sebagai layaknya Istana Presiden.

Setiap hari, membawa sendiri sarapannya dari rumah, serta melarang pihak Istana menyediakan makanan untuknya.   Kabarnya, gaji nya pun tidak pernah diambil.

Sekedar mengangkat contoh bagaimana seorang pemimpin bangsa dapat dengan mudah memperoleh kesetiaan yang tiada tara dari setiap rakyatnya. Asalkan berani. Berani hidup sederhana, Berani melawan sifat yang feodalistis !  Berani dalam arti yang sesungguhnya.

Di Iran dia dikenal sebagai Ahmadinejad “the great leader”.   Tidak pernah gentar, bahkan menghadapi Amerika.

Hebat Ya ,   berbahagialah rakyat Iran !

Berharap : Jangan sampai ditinggal Nakhoda !

Kemarin siang, telah digelar rapat pleno harian DPP Partai Golkar di Slipi, yang memutuskan dengan tegas mengenai dihentikannya upaya-upaya negosiasi yang bertujuan untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Keputusan itu diumumkan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar seusai rapat pimpinan Golkar tersebut.

Adegan berikutnya yang terlihat adalah berita tentang Presiden Republik Indonesia yang memimpin Rapat Kabinet Terbatas di Kantor Kepresidenan yang tidak dihadiri Wakil Presiden.

Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Daniel Sparingga mengatakan, proses komunikasi politik dalam rangka koalisi Golkar dan Demokrat aneh dan kekanak-kanakan.   Nuansa politik antara keduanya bersifat sangat personal.   Ini aneh, dan seharusnya tidak boleh terjadi.

Sementara itu dari Jakarta, pengamat politik Universitas Indonesia, Maswadi Rauf menilai keputusan yang diambil pimpinan Golkar, sangat emosional dan tidak memperhitungkan kerangka besar koalisi yang sedang dirintis bersama Demokrat.   Langkah ini benar-benar akan merugikan partai pimpinan Jusuf Kalla.

Read more…

“Orkestra Kosong”

Daisuke Inoue

Daisuke Inoue

Daisuke Inoue, nama orang Jepang.

Ternyata memang ada yang “menemukan” karaoke dan masih hidup sampai sekarang, namanya Daisuke Inoue, seorang pria kalem berwajah bulat dan berkacamata, berjanggut kelabu yang tersisir rapi, bekerja di sebuah kantor di pinggiran kota Osaka.

Tampak kesederhanaan dan sikap santun dalam diri pria yang selalu tersenyum ini, seolah berlawanan dengan pekerjaan terakhirnya sebagai penghibur di klub malam.

Mesin karaoke pertama, pada tahun 1967 saat Inoue masih berumur 27.   Dia adalah musisi yang manggung di klub malam di Kobe.Selain drum dan perkusi dia juga dapat memainkan chord sederhana di keyboard hasil belajar secara otodidak.   Dengan begitu, dia dapat mengiringi para pelanggan klub malam yang ingin menyanyi.

Suatu hari pada 1969, seorang CEO perusahaan meminta Inoue menemaninya berpergian sehingga dia bisa menyanyi dengan iringan musik dari Inoue.Dari situ muncul ide Inoue, dia lalu membuat kaset berisi rekaman track favorit sang bos, Leaving Haneda  yang dibawakan oleh Frank Nagai.Sang CEO terpana atas ide itu.Inoue melihat ada peluang “Sepertinya saya bisa menghasilkan uang dengan ini,” katanya.
Read more…

Golkar Dipersimpangan Jalan.

Pemilihan Presiden belum dimulai, bahkan daftar para calon Presiden dan Wakilnya masih belum ada, namun pembicaraan tentang susunan kabinet sudah bermunculan di berbagai media yang terbit pagi hari ini.

Kekuasaan memang nikmat, sehingga banyak orang yang berminat.

Berusaha untuk Jadi Presiden, kalau nggak bisa  ya jadi wakil presiden dan kalau nggak bisa juga ya jadi menteri lah.

Konsep kabinet koalisi, yang diperkirakan akan dibentuk oleh Presiden terpilih, sudah menjadi sesuatu yang menarik untuk dibahas.   Diluar Golkar, partai-partai yang akan berkoalisi dengan partai Demokrat mulai memberi isyarat tentang komposisi kabinet koalisi tersebut.

Pimpinan partai PKS, Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa pola pengisian anggota kabinet nantinya, tidak hanya mempertimbangkan partai tertentu mendapat suara berapa, lantas porsinya menjadi lebih besar.   Asas profesionalitas dan kompetensi yang harus dikedepankan.   Kita saat ini baru bicara visi misi partai yang akan diajak berkoalisi, belum sampai kepada kabinet.   Baru setelah itu bicara kontrak politik.   Baru setelah itu bicara kabinet.   Tapi kalau soal kader yang akan mengisi kabinet, PKS tidak kehabisan orang.
Read more…