Viagra online
XANAXadderall onlineLevitraPuppies for sale

Cerita Ringan Tentang Saxophone !

This item was filled under [ Music ]

Kalau kita omong-omong tentang alat musik  tiup, maka salah satu yang cukup dikenal orang banyak adalah Saxophone. Beberapa jenis Saxophone yang sering digunakan oleh beberapa grup musik dan juga orkestra antara lain adalah Alto Saxophone, Tenor Saxophone dan Soprano Saxophone.

Musisi yang beken dengan permainan Saxophone nya seperti Kenny G yang terkenal dengan salah satu lagunya berjudul “For ever in love”, sering kali menggunakan jenis Soprano Saxophone yang bentuknya mirip dengan Clarinet. Sementara Dave Coz dalam beberapa albumnya antara lain “off the beaten path” , lebih sering menggunakan alto dan Tenor Saxophone. Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, biasa menggunakan Tenor Saxophone. Ada juga beberapa musisi terkenal yang menggunakan “baby saxophone”, jenis saxophone yang mungil ukurannya.

Kalau kita sering membicarakan musisi terkenal Kenny G yang pernah berkunjung ke Indonesia dengan banyak lagu-lagunya yang sangat populer dikalangan penggemarnya di Indonesia, sebagian besar dimainkannya dengan menggunakan Sopran saxophone.  Kenny G, terkenal dengan nafas panjang nya berkat latihan yoga yang intensif. Kabarnya dia mampu dengan sangat relaks menahan napas selama lebih kurang 3 menit ! Di Indonesia ada juga yang meniru Kenny G, dengan melantunkan lagu-lagu nya Kenny G. Dia bernama Yudhi, akan tetapi sang Yudhi selalu mempromosikan dirinya dengan nama “Kenny Jo” , singkatan dari “ Kenny G” Jowo katanya. Lumayan juga, mendengarkan lagu-lagunya yang sangat mirip seperti apa yang disenandungkan oleh Kenny G.  Saya banyak belajar dari si Kenny Jo, akan tetapi sayang sekali hasilnya sangat mengecawakan sang guru, he he he he, mungkin agak kurang berbakat. Disamping itu saya sendiri sesekali senang menggunakan Sopran dan Alto sementara menggunakan Tenor jarang sekali. Karena bukan pemain “sekolahan”, ya agak risih juga mungkin bagi mereka yang mengerti musik apabila mendengarkan permainan musik saya.  Pernah juga saya memainkan Tenor Saxophone pada salah satu kesempatan menemani Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia pada waktu mengiringi Colin Luther Powell, sang Jenderal Amerika yang menjabat Menteri Luar Negeri ke 65 Amerika Serikat, bernyanyi di Convention Hall Jakarta. Saat itu sedang dilaksanakan gala dinner untuk para peserta ARF Ministerial Meeting, Juli 2004.

Saxophone, memang memiliki suara yang khas, mendayu-dayu bagaikan buluh perindu. Itu sebabnya maka ada pula duet saxophone yang sangat terkenal di tempo dulu di tahun 1950 an, yaitu kelompok “Billy Vaughn”, sangat terkenal dengan lagunya “Sail along silvery moon”. Saya sempat mencoba melantunkan lagu ini, pertama kali bersama dengan Kenny Jo, dan kemudian juga dengan Pomo peniup saxophone (dulunya saya kenal sebagai peniup clarinet) dari band Medenaz. di tahun 1960 an. Akan tetapi, walaupun demikian banyak juga lagu dari jenis musik Jazz yang kadang kala sangat dinamis mengandalkan pula instrument musik tiup jenis Saxophone ini. Bill Saragih adalah salah satu dari musisi Jazz yang sangat senang menggunakan Saxophone.

Banyak merek terkenal dari jenis alat musik tiup Saxophone ini dan satu diantaranya adalah “Selmer”. Nama Selmer diabadikan dari nama seorang Perancis. Keluarga Selmer sudah berkecimpung di peralatan musik tiup sejak permulaan abad ke 18. Mereka bergabung di korps musik Angkatan Perang Perancis. Tiga generasi Selmer berkiprah di korps musik dari resimen yang sama pada Angkatan Bersenjata Perancis. Pada waktu Charles Frederic Selmer, anak dari Jean dan Jacquest meninggal dunia pada tahun 1878 mereka meninggalkan 16 orang anak. Dua diantaranya Henri dan Alexandre menyelesaikan studi nya di Paris Conservatory sebagai pemain clarinet. Di tahun 1900 an Henri kemudian membuka toko di Place Dancourt, Paris. Mereka secara bertahap melakukan pekerjaan reparasi musik tiup clarinet dan kemudian saxophone, sebelum akhirnya berkecimpung pada pembuatan jenis alat musik saxophone. Tahun 1960 hingga 1970, seiring dengan berkembangnya generasi the babby boomer, usaha mereka menjadi maju sekali karena banyak yang berminat membuka sekolah musik untuk anak-anak. Produk dari Henri ini sangat luas dikenal dan dipakai oleh musisi terkenal antara lain “Benny Goodman”. Selain digunakan oleh kalangan pemain musik sejenis band dan orchestra, alat musik tiup saxophone juga menjadi tulang punggung kelompok korps musik militer. Suaranya yang khas selalu tampil dominan dalam lagu-lagu mars dan lagu perjuangan lain yang iramanya dapat membuat bulu kuduk kita berdiri, merinding. Antara lain, dengarkanlah lagu Indonesia Raya yang sangat Anggun itu. Bung Karno mengatakan : Tidak ada lagu kebangsaan suatu Negara-pun di dunia ini yang lebih “hebat” dari Indonesia Raya ! Jujur saja, saya pun merinding mendengarkannya.

Itulah sekedar omong-omong ringan tentang Saxophone.

Jakarta 16 Februari 2009

Chappy Hakim

Share on Facebook
Popularity: 1,450 views
Tagged with: [ ]
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

11 Comments on “Cerita Ringan Tentang Saxophone !”

  • Hery Nugroho
    20 May, 2009, 9:45

    Pak Chappy Yth. Setahun terakhir ini saya juga sedang menekuni belajar meniup saxophone. Kebetulan saya mendapat warisan dua buah sax dari Pakdhe saya (Alto Selmer Super Action 80 Series II dan babysax Yanagisawa SC-991). Kondisi alto semula tidak terlalu bagus, beberapa klepnya bocor. Atas saran Bapak tempo hari, semua sudah dibetulkan oleh Mas Jimbot di Cipinang, hasilnya sangat memuaskan.

    Saya belajar di tempat Pak Sunarto Suwandi di Utan Kayu, sering juga ke rumah Mas Didiek SSS di Duren Sawit. Saya ingat Bapak sewaktu tampil di TVRI Yogyakarta beberapa tahun lalu, memainkan tenor sax. Nuwun pak. Salam hangat, Hery Nugroho.

  • 25 May, 2009, 19:16

    wah bapak penggemar saxophone ya…keren …!!

  • Chappy Hakim
    2 June, 2009, 8:49

    Hery Nugroho,
    Terimakasih sama-sama, salam untuk pak Sunarto Suwandi, saya juga pernah coba belajar kepada beliau tetapi nggak bisa2, jadi malu deh, dasarnya emang kurang bakat kali. Saya selanjutnya tetap coba main sebatas “for fun” aja. Salam hangat juga, CH.

  • Chappy Hakim
    2 June, 2009, 9:03

    Miftahrahman,
    Penggemar aja, tetapi maen nya nggak bisa-bisa, he he he he. Saya maen saxophone, sebatas “just for fun” aja, geto ! Terimakasih perhatiannya, salam CH.

  • Chappy Hakim
    28 July, 2009, 10:20

    Terimakasih Bung Miftahrahman ! Salam, CH.

  • Chappy Hakim
    28 July, 2009, 10:32

    Hery Nugroho,
    selamat ya Saxophone sudah baik lagi ! Yanagisawa itu barang mahal, harus di eman-eman tuh, h ehe he h e
    Salam, CH.

  • agus susmadji
    3 August, 2009, 2:35

    pak kalu sy senang terompet asyik lho, tp sy juga senang saxophone. sungkem sy buat bapak

  • agus susmadji
    3 August, 2009, 2:39

    pak mhn satu hal bisakah bapak memberikan partitur untuk korps musik upacara bendera, sy sdh cari kemana-mana tidak ada, pdhal wkt di jakarta hapal stlh lm tdk dipakai lupa. krn sy mau membuat group korsik untuk upcr 17 an di daerah Tapin Kalsel. makasih ya pak sebelumnya

  • Chappy Hakim
    13 August, 2009, 12:19

    Husss, jangan sungkem-sungkem ! salam saja , begitu. terimakasih, CH.

  • Chappy Hakim
    13 August, 2009, 12:20

    Saya tidak janji, akan saya usahakan mencari pada beberapa teman. Terimakasih, CH.

Trackbacks

  1. Chappy Hakim Blog’s» Blog Archive » Cerita Ringan Tentang Saxophone !

Leave a Comment

Spam Protection by WP-SpamFree