Archive for November, 2008

ABS…. Part 1

KEBERHASILAN seorang pemimpin kerap banyak ditentukan oleh dua perangkat yang dikenal dengan “inner circle” dan jajaran “midfielder” dari birokrasi dibawahnya. Dua lapis jajaran tersebut, adakalanya bisa mempercepat pelaksanaan dari suatu keputusan strategis, akan tetapi juga sekaligus dapat berperan sebagai penghambat. Itu sebabnya dalam berbagai teori “leadership”, banyak disebutkan tentang “check langsung ke akar rumput” untuk dapat mengetahui, apakah kebijakan yang telah diputuskan ditingkat elit, sudah dipahami dan dilaksanakan oleh para pelaku lapangan.
Read more…

Kenapa Harus Kepepet Dulu, Baru Mau Berubah?

PAGI tadi saya menurunkan satu artikel tentang “fenomena pom bensin” disalah satu Koran terbitan ibukota. Intisari tulisan saya itu adalah tentang bagaimana pom bensin Pertamina baru mau berubah setelah hadirnya pom bensin seperti Shell dan Petronas.

Sebelum kehadiran pom bensin asing tersebut, bisa dikatakan pom bensin Pertamina yang merupakan satu-satunya pilihan untuk membeli bensin, pada umumnya, tidak semua, adalah tempat yang kumuh, pelayanan yang se adanya, serta nyaris semrawut. Belum lagi keluhan para pelanggan yang hampir setiap hari muncul di surat pembaca maupun dalam percakapan hari-hari dikalangan masyarakat. Mulai dari antrian yang tidak tertib, berbaurnya sepeda motor dan mobil sampai dengan meteran pengukur isi bahan bakar yang banyak tidak berfungsi alias mati. Pada umumnya hanya ukuran liter saja yang hidup, sementara besaran rupiah yang harus dibayarkan biasanya mati. Lebih jauh lagi, banyak juga yang mengeluhkan tidak cocoknya jumlah liter yang diisikan dengan kenyataan bahan bakar yang masuk ke tangki bensin kendaraan bermotor.
Read more…

Ayo Merenung Sejenak (2)

APABILA kita perhatikan, banyak teman-teman kita, atau bahkan mungkin kita sendiri mempunyai kebiasaan yang rada-rada aneh. Banyak orang , bila memilih untuk membeli jam tangan, maka biasanya, kalau bisa mencari yang “waterproof. Lebih lagi, kalau bisa membeli yang “water resistance” sampai dengan kedalaman 100 atau sampai 500 meter dibawah permukaan air laut. Dengan penuh kebanggaan, dipakai lah jam tangan tersebut dan berusaha menerangkannya kepada semua teman-temannya bahwa dia memakai jam tangan yang tahan untuk masuk air sampai kedalaman 100 meter.
Read more…

Ayo Merenung Sejenak

DALAM hidup ini, kadang-kadang perlu juga kita merenungkan sejenak apa-apa yang pernah kita alami. Merenung, kadang juga cukup berguna untuk menarik pelajaran dari pengalaman. Pengalaman kita sendiri atau juga, mungkin dari pengalaman orang lain. Katanya sih :

“Experience is the best teacher”.

Pada satu kesempatan, saya agak kaget, pada waktu dikenalkan dengan isteri seorang teman saya, orang bule yang bernama Walter. Terbiasa dengan teman-teman lainnya lalu saya menegurnya dengan Mrs Walter. Eh, kontan aja dia mengelak dengan mengatakan, sorry, nama saya “Joice”, jadi tolong panggil saya dengan “joice”, bukan Mrs Walter !Kaget, namun tetap saja dalam hati saya nggak tega memanggilnya dengan hanya “Joice”.

Read more…

Indonesia Yang Lain

DI tengah-tengah hiruk pikuknya Indonesia yang tengah menghadapi begitu banyak masalah yang terbengkalai, mulai dari tawuran anak-muda, mahasiswa berkelahi, perselisihan tak kunjung usai dari hasil pilkada, lumpur lapindo, amburadulnya lalu lintas, anjloknya Kereta Api setiap hari, bolak balik gelosornya pesawat terbang keluar landasan, beredarnya banyak amplop di DPR, kasus BLBI, pembunuhan mutilasi dan lain lain. Belum lagi pemberitaan yang sangat aneh, dari dominannya Amrozy cs yang menguasai ruang media cetak dan lebih-lebih media elektronik, membuat bingung orang , dia itu teroris pembunuh? Atau pahlawan? Juga pemberitaan tentang Syeh Puji yang kawin lagi dengan anak kecil, pertengkaran di mana-mana, semua saling menyalahkan dan menjelekkan orang lain.

Seolah tiada ada lagi nuansa intelektual, tidak ada lagi nuansa berbudaya, seolah semua orang telah menjadi munafik. Tidak ada lagi orang yang berkarakter, semua mau menang sendiri dengan caranya sendiri. Bingung, bingung dan bingung. Heboh, heboh dan heboh Semuanya terasa sudah menjelma menjadi “pos kota” (Koran terkenal dengan berita-berita yang bingung dan heboh).
Read more…